OTT Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (kiri) menunjukkan Piala Adipura kepada warga saat arak-arakan di  jalan raya Sidoarjo, Jawa Timur, 3 Agustus 2017. Kabupaten Sidoarjo mendapatkan anugerah Piala Adipura kedelapan kalinya dalam kategori Kota Sedang Bersih di Provinsi Jawa Timur. ANTARA FOTO

    Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (kiri) menunjukkan Piala Adipura kepada warga saat arak-arakan di jalan raya Sidoarjo, Jawa Timur, 3 Agustus 2017. Kabupaten Sidoarjo mendapatkan anugerah Piala Adipura kedelapan kalinya dalam kategori Kota Sedang Bersih di Provinsi Jawa Timur. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, JakartaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Sidoarjo terkait pengadaan barang dan jasa di sana. Dalam OTT ini KPK ditengarai menangkap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

    Selain itu, KPK juga diduga mencokok Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Ari Suryono, pihak swasta, dan ajudan Bupati.

    "Benar, KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, terkait pengadaan barang dan jasa," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa, 7 Januari 2020. Ali belum mau merinci OTT tersebut.

    Saiful Ilah menjabat sebagai Bupati Sidoarjo periode 2010-2015 yang diusung PKB dan PKS. Ia kembali terpilih pada periode 2016-2021 yang diusung oleh PKB.

    Sementara itu, PKB menyatakan akan mematuhi proses hukum. “Kami menghormati proses hukum yang dilakukan KPK. Tentu kami menyayangkan hal itu terjadi pada kader PKB,” ujar Ketua DPP PKB bidang komunikasi Ahmad Iman saat dihubungi Tempo pada Selasa malam, 7 Januari 2020.

    Iman mengatakan, partai tentu akan memberikan sanksi, jika kadernya terbukti terlibat dalam kasus korupsi. “Tunggu proses hukum dulu. Kami cek dulu. Jika terbukti, tentu ada penegakan disiplin partai,” ujar Iman.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.