Sufmi Dasco: Pemerintah Cukup Keras Tanggapi Persoalan Natuna

Reporter

Politikus Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad usai mengajukan diri sebagai penjamin tersangka Mustofa Nahra di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 3 Juni 2019 (Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pemerintah sudah cukup keras menanggapi persoalan masuknya kapal Cina di perairan Natuna Utara yaitu melalui jalur diplomasi dan pengerahan armada di wilayah itu. "Apa yang dilakukan Menteri Luar Negeri melalui jalur diplomasi saya pikir sudah cukup keras dan sudah pas," kata Dasco di Kompleks DPR RI, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020.

Begitu pun dengan pengerahan armada keamanan laut. “Untuk memperlihatkan Indonesia juga keras dalam penegakan kedaulatan sudah pas,” ujar Wakil Ketua Partai Gerindra ini.

Menurut dia yang harus dilakukan adalah komunikasi dan diplomasi yang intens untuk menyamakan persepsi terkait garis batas di perairan Natuna sehingga persoalan di wilayah tersebut bisa diselesaikan dengan baik.
Komunikasi negosiasi melalui jalur diplomasi harus dilaksanakan karena tidak mungkin mengajak langsung berperang terhadap Cina.

Ia berpesan, terutama terhadap pengamat, harus melihat posisi dengan pas. “Jangan memberikan komentar atau pendapat yang justru memperlemah semangat kebangsaan kita dalam menegakkan kedaulatan di wilayah kita sendiri."

Dasco membantah Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bersikap "lembek" terhadap persoalan di Perairan Natuna Utara. Menurut dia, Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra sudah menunjukkan kinerja yang baik dalam merespon masalah tersebut.

Dia mengatakan pelaksanaan di lapangan sudah dilakukan TNI sehingga percuma kalau merespon persoalan di Natuna hanya "gebrak meja" namun tidak ada aksi nyata. "Apakah ucapan di media menunjukkan kinerja? Kan tidak juga. Kinerja seorang Menhan sudah dilakukan dengan pas menurut saya," katanya.






Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

3 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

10 jam lalu

Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

Prabowo mengatakan kuliah di Unhan tidak dipungut biaya sepeser pun dan tidak ada rekomendasi.


Prabowo Subianto Sebut Anggaran Pertahanan Kecil, Pengamat: Alokasi Pengadaan Hanya 10 Persen

1 hari lalu

Prabowo Subianto Sebut Anggaran Pertahanan Kecil, Pengamat: Alokasi Pengadaan Hanya 10 Persen

Menhan Prabowo Subianto mengatakan anggaran pertahanan relatif kecil karena Indonesia tengah fokus mengendalikan kemiskinan


Sandiaga Uno Kunjungi Pondok di Semarang Didampingi Pengurus PPP

1 hari lalu

Sandiaga Uno Kunjungi Pondok di Semarang Didampingi Pengurus PPP

Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Pesantren Fadhlul Fadhlan di Semarang bersama pengurus teras PPP.


5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

2 hari lalu

5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

Konsulat Jenderal Cina di San Francisco memastikan lima warganya masuk dalam daftar korban penembakan di California.


Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

Harga minyak dunia naik 1 persen karena ekspektasi permintaan menguat dipicu menggeliatnya aktivitas ekonomi Cina.


Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

2 hari lalu

Bertemu Bobby Nasution, Prabowo Sebut Kota Medan Kini Semakin Maju

Menurut Prabowo, Gerindra selama ini terus memonitor kinerja Bobby Nasution sejak dilantik menjadi wali kota pada 26 Februari 2021.


Top 3 Dunia: Putin Abaikan Tank Jerman, Indonesia Jadi Contoh Cina

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Putin Abaikan Tank Jerman, Indonesia Jadi Contoh Cina

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 26 Januari 2023 diawali oleh kabar Putin ogah berkomentar tentang keputusan Jerman mengirim tank ke Ukraina


Perbatasan Cina Dibuka, Indonesia Incar Potensi Ekonomi

3 hari lalu

Perbatasan Cina Dibuka, Indonesia Incar Potensi Ekonomi

Indonesia mengincar potensi ekonomi dari dibukanya kembali perbatasan Cina. Warga Cina akan banyak berlibur ke luar negeri.


Cina Pilih 20 Negara Tujuan Program Percontohan Wisata Kelompok, Indonesia Termasuk

3 hari lalu

Cina Pilih 20 Negara Tujuan Program Percontohan Wisata Kelompok, Indonesia Termasuk

Dalam program tersebut, sebanyak 20 negara dipilih sebagai negara tujuan wisatawan Cina.