Ini Kabar Terakhir Bayi Tercebur Laut yang Diselamatkan Polisi

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tenggelam. shutterstock.com

    Ilustrasi orang tenggelam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Kupang - Anggota Polsek Sabu Timur Alfred Nikodemus Dimu alias Aldi Dimu melakukan penyelamatan heroik bayi perempuan berumur 9 bulan yang terjatuh ke laut di Pelabuhan Biu, Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu lalu, 4 Desember 2019 petang.

    Kepala Bidang Humas Polda NTT Johannes Bangun menerangkan bayi bernama Chalinda Davinia Tansatrisna jatuh dari gendongan ibunya saat hendak turun dari kapal tersebut dan tercebur ke laut.

    Mengetahui bayi tersebut jatuh ayahnya, Kevin Tansatrisna, menceburkan diri ke laut. Namun derasnya arus menyebabkan dia kesulitan menyelamatkan bayinya.

     
    Melihat itu, Johannes melanjutkan, Aldi Dimu melompat dan berusaha menolong ayah dan bayi tersebut.

    Akhirnya Chalinda dan ayahnya berhasil diselamatkan. Korban lantas dibawa ke Puskesmas Bolou.

    "Hasil pemeriksaan dinyatakan bayi tersebut dalam keadaan aman dan sehat tanpa gangguan," ujar Johannes hari ini. Minggu, 5 Januari 2020.

    Kala itu, sekitar pukul 18.30 Wita kapal cepat Cantika 77 bersandar di Pelabuhan Biu, Sabu Timur, karena cuaca buruk, sebab tidak bisa bersandar di Pelabuhan Seba, Kecamatan Sabu Barat.

    Cantika 77 mengangkut 258 penumpang (sesuai manifest), termasuk pasangan Kevin Tansatrisna - Anggel Selan bersama bayi mereka Chalinda Davinia Tansatrisna.

    Mereka dari Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat. Menurut Johannes, saat ini korban dan orang tuanya sudah tiba di rumahnya.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.