Haedar Nashir: Ceramah Yunahar Ilyas Mudah Dicerna Masyarakat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir ditemui awak media usai memberi ceramah salat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan pada Ahad, 11 Agustus 2019. Haedar mengimbau kepada elit politik di Indonesia tidak egois dengan sibuk sendiri membagi-bagi kekuasaan pasca pilpres. Tempo/M Yusuf Manurung

    Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir ditemui awak media usai memberi ceramah salat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan pada Ahad, 11 Agustus 2019. Haedar mengimbau kepada elit politik di Indonesia tidak egois dengan sibuk sendiri membagi-bagi kekuasaan pasca pilpres. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Yunahar Ilyas dikenal sebagai sosok yang mampu menyampaikan ceramah agama dengan materi mudah dicerna awam.

    "Dalam bertabligh, Pak Yunahar memberikan pengajian bisa dicerna masyarakat awam sehingga hal-hal yang kelihatannya sulit bisa dijelaskan dengan mudah," kata Haedar saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Jumat, 3 Januari 2020.

    Yunahar, kata Haedar, salah satu tokoh ulama Indonesia yang moderat sekaligus kokoh dalam mempertahankan prinsip-prinsip agama Islam.

    "Kokoh dalam mempertahankan hal-hal prinsip keislaman tapi juga terbuka bahkan dengan mereka yang berbeda agama," kata dia.

    Yunahar yang merupakan Ketua PP Muhammadiyah sekaligus Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) meninggal di RS Dr. Sardjito Yogyakarta, Kamis, 2 Januari 2020 pukul 23.47 WIB.

    Setelah disemayamkan di Kantor PP Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta, jenazah dibawa ke Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta untuk disalatkan. Jenazah akan diberangkatkan menuju Pemakaman Muslim Karangkajen, Yogyakarta setelah Salat Jumat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.