Jokowi Bertemu Prabowo di Yogya, Dahnil: Update Sektor Pertahanan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Gedung Agung, Yogyakarta, 1 Januari 2020. Tampak pula putra Jokowi, Kaesang, dan anak Prabowo, Didit. Foto: Istimewa

    Presiden Joko Widodo bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Gedung Agung, Yogyakarta, 1 Januari 2020. Tampak pula putra Jokowi, Kaesang, dan anak Prabowo, Didit. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan ada beberapa agenda pertemuan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Yogyakarta kemarin, 1 Januari 2020.

    "Silaturahim sekaligus Pak Prabowo juga menyampaikan laporan update terkait sektor pertahanan Indonesia," kata Dahnil kepada Tempo, Rabu malam, 1 Januari 2020. Dahnil enggan merinci apa saja informasi yang disampaikan Prabowo kepada Jokowi.

    Dahnil juga tak membantah atau membenarkan ketika ditanya apakah Menteri Pertahanan juga membicarakan masalah kapal penjaga pantai Pemerintah Cina yang masuk ke Perairan Natuna. "Banyak hal," ujar mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

    Menurut Dahnil, Prabowo terbang ke Yogyakarta dari Bali di hari pertama tahun 2020. Ia didampingi putra tunggalnya, Ragowo Hediprasetyo atau yang akrab disapa Didit. Adapun Jokowi ditemani putra bungsunya Kaesang Pangarep.

    Seusai pertemuan, Jokowi mengatakan berbicara banyak hal dengan Prabowo. Dia juga menyebut bekas rivalnya di pemilihan presiden itu sebagai tamu besar pertama di tahun 2020.

    "Alhamdulilah tadi bicara banyak hal, baik yang berkaitan dengan urusan keluarga, tapi lebih banyak urusan bangsa dan negara," kata Jokowi dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, 2 Januari 2020.

    Prabowo berterima kasih kepada Jokowi yang sudah menyediakan waktu bertemu di tengah kesibukan. Selain mengucapkan selamat tahun baru, Prabowo mengakui dia menyampaikan laporan soal sektor pertahanan yang menjadi tugasnya di kabinet Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.