Gibran Soal Survei Median: Ini Jadi Modal Bagus

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), mengembalikan formulir pendaftaran pencalonan sebagai Wali Kota Surakarta kepada Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah DPD PDI Perjuangan Jateng Abang Baginda (kelima kiri) di Panti Marhaen Semarang, Kamis, 12 Desember 2019. Berkas  Gibran dinyatakan lengkap dan resmi terdaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta. ANTARA /R. Rekotomo

    Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), mengembalikan formulir pendaftaran pencalonan sebagai Wali Kota Surakarta kepada Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah DPD PDI Perjuangan Jateng Abang Baginda (kelima kiri) di Panti Marhaen Semarang, Kamis, 12 Desember 2019. Berkas Gibran dinyatakan lengkap dan resmi terdaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta. ANTARA /R. Rekotomo

    TEMPO.CO, JakartaHasil sigi lembaga Media Survei Nasional atau Median mencatat elektabilitas putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming, masih kalah dari Wakil Wali Kota Solo inkumben Achmad Purnomo. 

    Gibran menganggap hasil survei itu merupakan hal yang wajar. "Saya kan masih orang baru di dunia politik," kata Gibran, Selasa 17 Desember 2019. Bahkan dia baru beberapa bulan menjadi anggota partai politik dan memiliki kartu tanda anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

    Sebagai orang baru di dunia politik, Gibran menyebut hasil survei itu cukup memuaskan. Apalagi dia berada di posisi kedua di bawah Purnomo yang merupakan calon inkumben. "Itu sudah jadi modal yang sangat bagus," katanya. 

    Hasil sigi itu juga bisa menjadi pendorongnya untuk semakin berupaya mendongkrak popularitas maupun elektabilitas. “Saya harus lebih bekerja keras,” katanya.

    Dalam sigi yang dilakukan Desember ini, Median mencatat elektabilitas Gibran sebesar 19,1 persen, sedangkan Achmad Purnomo unggul dengan 40,9 persen melalui pertanyaan terbuka. Adapun dari pertanyaan tertutup, elektabilitas keduanya ialah 24,5 persen berbanding 45 persen.

    Tren yang sama juga tercatat dari pertanyaan ihwal popularitas. Achmad Purnomo unggul dengan popularitas sebesar 94,5 persen, sedangkan popularitas Gibran 82,3 persen.

    Sedangkan Purnomo juga menganggap hasil survei itu cukup wajar. “Karena saya kan sudah menjabat sebagai wakil wali kota selama delapan tahun,” katanya.

    Dia menduga bahwa popularitas Gibran di kancah nasional kemungkinan lebih tinggi. “Karena dia anak nasional,” katanya. Namun di kancah lokal, Purnomo yakin memang memiliki popularitas dan elektabilitas yang lebih tinggi lantaran sudah lebih lama berkecimpung di dunia politik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.