Menteri Edhy Dorong Kreasi Penyajian Menu Ikan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menghadiri penutupan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 14 Desember 2019.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menghadiri penutupan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 14 Desember 2019.

    INFO NASIONAL — Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, menghadiri penutupan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 14 Desember 2019. Dalam penutupan kegiatan bertema “Konsumsi Ikan Meningkatkan Daya Saing Bangsa” yang digelar pada 12 - 14 Desember tersebut, Menteri Edhy hadir didampingi istri, Iis Edhy Prabowo.

    Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, para kepala daerah beserta jajarannya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi/ Kabupaten/Kota beserta jajaran pengurus, para pejabat Eselon I Kementerian/Lembaga, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, serta pimpinan lembaga, organisasi, dan retail modern mitra peningkatan konsumsi ikan.

    Dalam kesempatan itu, Menteri Edhy menyampaikan apresiasi bagi pemerintah dan masyarakat daerah, utamanya para ibu penggerak PKK yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Harkannas dengan antusias. Berbagai perlombaan yang digelar misalnya Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) ke-17, yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian ibu-ibu dalam penyediaan pangan sehat bagi keluarga. 

    “Saya berharap, ibu-ibu semua bisa menyajikan makanan berbahan ikan dengan berbagai macam kreasinya untuk keluarga di rumah. Saya yakin ibu-ibu punya ide dan kreativitas dalam penyajiannya, sehingga dapat membantu mencegah anak-anak bangsa dari stunting,” tuturnya.

    “Saya berharap tidak ada lagi anak-anak yang di mata kita terlihat sehat dan kuat, tidak bisa berjalan pada waktunya akibat kekurangan gizi. Kita harus bahu membahu mengatasi ini,” ucapnya.

    Tri Suswati Tito Karnavian menyampaikan apresiasinya kepada KKP yang telah menyediakan wadah bagi penggerak PPK seluruh Indonesia untuk menunjukkan kebolehan memasak ikan. 

    “Tentunya kegiatan ini sangat penting, karena ini adalah salah satu yang juga mendukung program pemerintah dalam memberikan asupan gizi yang baik kepada keluarga kita, tidak hanya anak-anak tapi mulai umur bayi sampai dewasa,” katanya. 

    Sementara itu, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Agus Suherman, mengungkapkan bahwa kegiatan Harkannas ke-6 telah diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya makan ikan bersama, Festival Perikanan Nusantara, lomba inovasi menu berbahan baku ikan, Indonesia Seafood Expo (ISE), silaturahmi Menteri Kelautan dan Perikanan dengan stakeholder PDSPKP, hingga lomba masak serba ikan ke-17.

    “Kami berharap momentum peringatan Harkannas ke-6 ini dapat memperkuat kerja sama dan sinergi seluruh komponen pemerintah dan masyarakat untuk mendukung program peningkatan konsumsi ikan," ujar Agus Suherman.

    Agus melanjutkan, protein ikan dapat dijadikan sebagai salah satu solusi dalam rangka mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas hidup, produktivitas rakyat, dan daya saing bangsa.

    Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan tiga perjanjian kerja sama. Pertama, perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal PSDPKP dan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan tentang peningkatan gizi masyarakat melalui konsumsi ikan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Kedua, perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal PSDPKP dan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) tentang Gemarikan. Ketiga, perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal PSDPKP dan Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI) tentang peningkatan produktivitas, mutu, dan nilai tambah, serta daya saing produk kelautan dan perikanan.

    Tak hanya itu, dilakukan pula penyerahan Penghargaan Gemarikan kepada pihak-pihak yang dinilai berperan aktif dalam mengakselerasi program ini kepada masyarakat luas. Peraih penghargaan terdiri dari ruang lingkup pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, FORIKAN provinsi, FORIKAN kabupaten/kota, restoran/rumah makan, perusahaan, UKM, atau koperasi hingga perorangan. Dilakukan juga penyerahan hadiah kepada lima pemenang Business Innovation Challenge.

    Sebagai puncak kegiatan dilakukan pengumuman pemenang Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) ke-17. Sebanyak 32 peserta dari 32 provinsi di Indonesia telah menunjukkan keterampilan dan kreativitas memasak ikan untuk memperebutkan piala bergilir Menteri Kelautan dan Perikanan. 

    Pada kategori kudapan, Nusa Tenggara Barat (NTB) keluar sebagai juara, disusul Kalimantan selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara. Kategori menu Balita dimenangkan Kalimantan Selatan disusul Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, dan Sumatra Barat. Adapun di kategori menu keluarga dengam pilihan ikan lokal dengan pilihan lele, tenggiri, atau nila, Kalimantan Timur keluar sebagai pemenang disusul NTB, lampung, Bali, dan Maluku. NTB berhasil menyabet kemenangan tambahan sebagai juara favorit sehingga berhasil juga meraih gelar sebagai juara umum dalam perlombaan ini. 

    Kegiatan ditutup dengan masak ikan bersama antara Menteri Edhy serta istri dan Chef Billy Kalangi, dengan menu ketupat sayur cakalang pindang. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.