Sah, Airlangga Hartarto Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Golkar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah), didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), dan Ketua Penyelenggara Munas Golkar Melchias Markus Mekeng (kiri) saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Presiden Jokowi (tengah), didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), dan Ketua Penyelenggara Munas Golkar Melchias Markus Mekeng (kiri) saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Airlangga Hartarto sah terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Golkar Periode 2019-2024. Hal tersebut ditetapkan dalam Sidang Paripurna VI, Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta pada Rabu malam, 4 Desember 2019.

    "Menetapkan keputusan Munas X Golkar tentang Ketua Umum DPP Golkar masa bakti 2019-2024. Pertama mengangkat dan mengesahkan Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar masa bakti 2019-2024," kata Sekretaris Pimpinan Sidang Sarmuji saat membacakan putusan Munas X Golkar.

    Keputusan kedua, ketua umum DPP Golkar masa bakti 2019-2024 adalah ketua umum merangkap ketua formatur dengan mandat penuh menyusun personalia Golkar masa bakti 2019-2024.

    Keputusan ini diambil setelah seluruh DPD Tingkat I dan DPD Tingkat II se-Indonesia sepakat mengajukan Airlangga Hartarto sebagai calon ketua umum tunggal dalam Munas X.

    Selain DPD Tingkat I dan II, seluruh ormas dan organisasi sayap Partai Golkar memilih Airlangga sebagai ketum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.