Bowo Sidik Hadapi Sidang Putusan Hari Ini

Terdakwa mantan anggota DPR RI, Bowo Sidik Pangarso berjabat tangan dengan anggota jaksa penuntut umum setelah menjalani sidang tuntutan kasus suap distribusi pupuk di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. Bowo dinilai terbukti menerima suap pelaksanaan kerjasama di bidang pelayaran antara PT. Pupuk Indonesia Logistik dengan PT. Humpuss Transportasi Kimia dan penerimaan lain yang terkait jabatan. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso akan menghadapi sidang putusan perkara dugaan suap kerjasama pengangkutan bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Sidang kan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, hari ini, Rabu 4 Desember 2019. Berdasarkan laman resmi PN Jakpus, sidang dengan nomor perkara 81/Pid.Sus-TPK/2019/PN JKT.Pst itu rencananya akan digelar pukul 09.00 pagi ini.

Bowo Sidik Pangarso merupakan terdakwa kasus dugaan penerimaan suap dari petinggi PT Humpuss Transportasi Kimia, petinggi PT Ardila Insan Sejahtera, dan penerimaan gratifikasi.

Dalam persidangan sebelumnya pada Selasa, 5 November 2019, Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Bowo Sidik 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selain itu, Bowo juga dituntut membayar uang pengganti Rp 52 juta. Uang itu adalah sisa dari sebagian besar penerimaan gratifikasi dan suap yang sebelumnya sudah diserahkan ke KPK. Jaksa KPK juga menuntut pencabutan hak politik Bowo Sidik selama 5 tahun, dimuali sejak menjalani masa pidana.

Dalam kasus ini, KPK menyangka Bowo menerima suap Rp 1,2 miliar dari staf bagian pemasaran PT Humpuss Transportasi Kimia Asty Winasti. Suap diduga diberikan agar anggota Fraksi Golkar DPR RI itu membantu Humpuss mendapatkan kerja sama pengangkutan pupuk milik PT Pupuk Indonesia Logistik. Selain itu, Bowo Sidik Pangarso juga diduga menerima gratifikasi senilai Rp 6,5 miliar dari sumber lainnya.

Bowo Sidik dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b Pasal 11 dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1991 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUPH pasal 64 ayat 1 KUHP.






Airlangga Tanggapi Rencana Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik

55 menit lalu

Airlangga Tanggapi Rencana Kaesang Pangarep Terjun ke Dunia Politik

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menanggapi rencana Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang tertarik terjun ke dunia politik


Begini Tanggapan Airlangga soal Usulan Gubernur Ditunjuk Pemerintah

5 jam lalu

Begini Tanggapan Airlangga soal Usulan Gubernur Ditunjuk Pemerintah

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pun ikut menyampaikan tanggapannya seputar usulan penunjukan jabatan gubernur oleh pemerintah


Bertemu Gibran di Solo, Airlangga Sebut Semua Pembicaraannya soal Politik

7 jam lalu

Bertemu Gibran di Solo, Airlangga Sebut Semua Pembicaraannya soal Politik

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto mengakui ada pembicaraan seputar politik secara empat mata dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming


Cak Imin Ajak Golkar Gabung Koalisi KIR, Prabowo: Kami Terbuka untuk Semua Partai

8 jam lalu

Cak Imin Ajak Golkar Gabung Koalisi KIR, Prabowo: Kami Terbuka untuk Semua Partai

Prabowo Subianto menanggapi pernyataan mitra koalisinya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang hendak mengajak Partai Golkar bergabung ke KIR


Muhaimin Iskandar Ingin Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra

13 jam lalu

Muhaimin Iskandar Ingin Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan akan mengunjungi Partai Golkar. Dia ingin ajak Golkar masuk koalisi PKB - Gerindra.


PAN Beberkan Kriteria Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

1 hari lalu

PAN Beberkan Kriteria Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu, kata Viva Yoga, adalah orang yang punya integritas dan nasionalisme.


PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

3 hari lalu

PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

PDIP menilai sistem proporsional terbuka menyebabkan anggota dewan dipilih hanya karena popularisme dan nepotisme.


Bergabung ke Golkar, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Berambisi Jadi Capres atau Cawapres

3 hari lalu

Bergabung ke Golkar, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Berambisi Jadi Capres atau Cawapres

Ridwan Kamil menegaskan tidak berambisi menjadi capres maupun cawapres pada Pilpres 2024.


Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

4 hari lalu

Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

Jokowi menyatakan tak mau ikut campur soal pertemuan Surya Paloh dengan Airlangga Hartarto kemarin.


Kader Golkar Berharap Beringin Merapat ke Koalisi Perubahan, Usung Anies Baswedan

4 hari lalu

Kader Golkar Berharap Beringin Merapat ke Koalisi Perubahan, Usung Anies Baswedan

Kader ini berharap Golkar merapat ke Koalisi Perubahan untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.