Aminuddin Ma'ruf, Anak Petani yang Jadi Staf Khusus Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma'ruf. ANTARA/Wahyu Putro A

    Staf khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma'ruf. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, JakartaAminuddin Ma'ruf ditunjuk menjadi salah satu staf khusus Presiden Joko Widodo dari kalangan milenial.

    Aminuddin lahir pada 27 Juli 1986 di Desa Tanahbaru Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Ia dibesarkan dari keluarga petani. Sejak kecil, ia sudah merasakan kehidupan dengan beragam keterbatasan.

    Hal itu tidak membuat anak bungsu dari tujuh bersaudara tersebut surut untuk mencapai cita-citanya. Betapa tidak, aliran listrik saja baru ia nikmati saat berada di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas tiga.

    Selama aliran listrik belum masuk ke Desa Tanahbaru, masyarakat setempat hanya mengandalkan lampu togok damar atau warga lokal menyebutnya "lampu ontel". Begitu pula dengan keluarga Aminuddin.

    Meskipun lahir dari latar belakang keluarga petani, Aminuddin kecil terbilang cukup jarang bersentuhan dengan lingkungan sawah. Sebab kedua orang tuanya yang justru melarang untuk ikut bekerja secara langsung.

    Namun, sifat gigih Aminuddin sudah terlihat sedari kecil. Bahkan saking antusiasnya, ia tetap memilih ikut terlibat untuk membantu orang tuanya saat musim panen padi tiba.

    "Waktu itu saya masih kecil dan ingin merasakan panen, namun pada saat ngarit jari saya terluka terkena sabetan," kata pria berusia 33 tahun yang pernah menjabat Sekretaris Jenderal Solidaritas ulama muda Jokowi (Samawi) saat ditemui di ruang kerjanya di Jakarta, Jumat, 22 November 2019.

    Siapa sangka, pria yang lahir dari latar belakang keluarga petani itu malah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai staf khusus presiden pada Kamis, 21 November 2019. Secara pribadi, Aminuddin mengaku kaget ditunjuk Jokowi sebagai staf khusus.

    "Tidak ada sama sekali dalam pikiran saya tebersit nanti akan menjadi staf khusus presiden," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.