Bunyi Bom di Markas Polrestabes Medan Sempat Diduga Trafo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Di Dalam Markas Polrestabes Medan Sesaat Setelah Serangan Bom Bunuh Diri. Foto : Sahat Simatupang Tempo

    Suasana Di Dalam Markas Polrestabes Medan Sesaat Setelah Serangan Bom Bunuh Diri. Foto : Sahat Simatupang Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Perwira Tahanan dan Barangbukti (Tahti)  Inspektur Satu P.Panjaitan mengatakan bom bunuh diri meledak sekitar pukul 09.30 WIB menjelang apel pagi. "Saya kira trafo meledak," kata Panjaitan kepada Tempo, Rabu 13 November 2019.

    Bunyi ledakan itu membuat orang berlarian keluar dari halaman dalam Mako Polrestabes. “Apalagi saat ini sedang ramai mengurus surat keterangan catatan kepolisian atau SKCK.” Panjaitan segera mensterilkan ruas jalan di depan Mako Polrestabes.

    Pantauan Tempo, depan Markas Polrestabes di Jalan H.M Said Nomor 1 Medan pagi ini ditutup total. Ratusan anggota Brigade Mobil (Brimob) bersenjata laras panjang menjaga halaman dalam Polrestabes Medan. Selain Brimob, puluhan petugas identifikasi atau Inafis sudah berada di dalam halaman Polrestabes.

    Belum ada penjelasan resmi dari Kepala Polrestabes dan Kepala Polda Sumut terkait ledakan bom itu. Namun sejumlah foto dan video beredar di grup jurnalis Medan, pelaku ledakan satu orang tewas dengan kondisi mengenaskan. "Betul pelakunya satu orang dan tewas." kata sumber Tempo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.