Sekjen PPP Sodorkan Waketum MUI Jadi Wakil Menteri Fachrul Razi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KH Zainuth Tauhid Sa'adi, wakil ketua MUI, memberikan keterangan dalam acara tausiah menjelang Ramadhan di MUI, Jakarta Pusat, 26 Mei 2017. Tempo/Maria Fransisca.

    KH Zainuth Tauhid Sa'adi, wakil ketua MUI, memberikan keterangan dalam acara tausiah menjelang Ramadhan di MUI, Jakarta Pusat, 26 Mei 2017. Tempo/Maria Fransisca.

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengajukan Zainut Tauhid menjadi Wakil Menteri Agama mendampingi Fachrul Razi di kabinet Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani menilai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari PPP itu mumpuni menjadi Wakil Menteri Agama.

    Zainut menjadi anggota DPR pada periode 1997-1999, 2009-2014, 2014-2019, dan kembali terpilih di pemilihan legislatif 2019. Dia juga merupakan wakil ketua umum Majelis Ulama Indonesia.

    "Saya kira kalau di Wamen misalnya seperti Pak Zainut Tauhid beliau tiga periode menjadi anggota DPR RI, wakil ketua umum MUI, dulu waktu mudanya jadi ketua umum IBNU, jadi cukup mumpuni lah," kata Arsul kepada wartawan, Jumat, 25 Oktober 2019.

    Arsul mengatakan ada sejumlah nama lainnya yang juga berkompeten, di antaranya mantan anggota Komisi IX DPR periode 2014-2019 Ermalina Muhsin.

    Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi menyebut nama lain seperti Arwani Thomafi dan Rusli Effendi. Baidowi mengatakan, ada usulan agar Jokowi menempatkan sejumlah wakil menteri untuk memperkuat para menteri, termasuk beberapa nama yang mendapat sorotan.

    "Memang banyak protes karena Pak Fachrul Razi berlatar belakang militer dianggap belum memiliki latar belakang pengalaman di bidang agama dan keagamaan. Maka perlu diperkuat oleh wamen," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.