Kapolresta Tangerang Jadi Ajudan Wapres Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin (tengah) memimpin doa bersama didampingi istri Wuri Estu Handayani Ma'ruf Amin (ketiga kanan) beserta keluarga besar sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin (tengah) memimpin doa bersama didampingi istri Wuri Estu Handayani Ma'ruf Amin (ketiga kanan) beserta keluarga besar sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang Komisaris Besar Sabilul Alif dimutasi menjadi ajudan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Sabilul resmi bertugas mulai Ahad, 20 Oktober 2019, terhitung sejak Ma'ruf dilantik.

    "Iya benar, yang bersangkutan sudah mulai berdinas sebagai ajudan Wakil Presiden, Pak Ma'ruf Amin," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra saat dikonfirmasi, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Sabilul sendiri menggunggah kabar mutasinya itu dalam akun Instagram pribadinya @m.sabilul_alif. Ia merekam pengakuannya dalam sebuah video yang diberi unggahan ucapan terima kasih ke keluarga tercintanya.

    "Untuk yang tercinta: Abah, Ibu, Mama, ananda Nisa dan Adam, serta sanak saudara, mohon senantiasa doanya karena hari ini merupakan hari perdana saya melaksanakan tugas sebagai ajudan Wakil Presiden," demikian unggahan Sabilul.

    Sementara untuk pengganti Sabilul, Asep mengatakan untuk sementara waktu ini digantikan oleh wakilnya, yakni Ajun Komisaris Besar Komarudin. "Sementra masih Plt ya. Masih Wakapolresnya," kata Asep.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.