Ketua MPR Belum Bisa Pastikan Wiranto Hadiri Pelantikan Presiden

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Oktober 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Oktober 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo belum bisa memastikan apakah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto akan menghadiri pelantikan presiden Joko Widodo atau Jokowi dan wakil presiden Ma'ruf Amin hari ini. "Saya belum tahu, nanti saya cek. Karena kan beliau masih dalam perawatan," kata Bambang di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Seperti diberitakan, Wiranto menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta. Dia diopname setelah ditikam oleh terduga teroris bernama Abu Rara di Pandeglang, Banten pada Kamis, 10 Oktober lalu.

    Kemarin, Wiranto sempat meninggalkan RSPAD sejenak untuk mengikuti acara silaturahmi dengan jajaran Kementerian Polhukam. Dia menyebutnnya dengan "membolos" sebentar dari rumah sakit.

    Selain Wiranto, Bambang memastikan para tokoh bangsa akan menghadiri acara pelantikan presiden siang nanti. Presiden kelima Megawati Soekarnoputri dan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan hadir.

    Begitu pula rival Jokowi-Ma'ruf pada pemilihan presiden 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Namun, Bambang menyebut mantan Wakil Presiden Try Sutrisno tak bisa hadir. Mertua Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu itu disebut masih berada di Jepang.

    "Tadi malam kami sudah gladi bersih dan kami berharap pelaksanan pelantikan presiden dan wapres hasil Pemilu 2019 pada siang nanti bisa berjalan lancar, aman, dan tertib," kata Bambang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.