Dua Kader Tersangkut Korupsi, PPP Tetap Berharap Kursi Menag

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi (di tengah) usai konferensi pers terkait Mukernas IV PPP di kantor DPP PPP Diponegoro pada Rabu, 17 Juli 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi (di tengah) usai konferensi pers terkait Mukernas IV PPP di kantor DPP PPP Diponegoro pada Rabu, 17 Juli 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi mengatakan, partainya tetap berharap kursi menteri agama, meski sudah dua menteri agama kadernya terangkut kasus korupsi. Selain pos Kementerian Agama, PPP juga berharap dapat kursi Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (UKM) atau  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

    "(Itu) Aspirasi dari bawah, tapi bukan keharusan karena semuanya bermuara kepada Presiden," kata Baidowi saat dihubungi Tempo pada Jumat, 18 Oktober 2019.

    Menurut Baidowi, Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa sudah beberapa kali bertemu dalam beberapa bulan ini untuk membicarakan soal kabinet. "Terakhir komunikasi via telepon dari istana."

    Dia juga berharap PPP mendapat jatah kursi lebih dari satu menteri pada periode ini. "Mudah-mudahan lebih," ujar Baidowi.

    Pada periode sebelumnya, PPP yang bergabung belakangan ke koalisi pemerintahan hanya mendapat jatah satu menteri.  Di Kabinet Jokowi Jilid II, PPP disebut-sebut akan mendapat jatah satu menteri dan satu wakil menteri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.