Andi Arief Sebut Demokrat Tak akan Sorongkan AHY ke Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama istrinya, Anissa Pohan, dan Edhie Baskoro Yudhoyono menyambangi rumah Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, 5 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama istrinya, Anissa Pohan, dan Edhie Baskoro Yudhoyono menyambangi rumah Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, 5 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut mereka tidak akan menyodor-nyodorkan kadernya, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf.

    "Prinsipnya kami tidak menyodor-nyodorkan nama. Partai Demokrat akan memberikan siapapun nama yang akan diminta, jika Jokowi meminta kader Demokrat menjadi menterinya," ujar Andi Arief saat dihubungi Tempo pada Kamis, 10 Oktober 2019.

    Andi mengatakan, Demokrat berbeda dengan partai lain soal sikap pembentukan kabinet. Partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tidak mematok persyaratan baik orang maupun program untuk merapat ke pemerintahan.

    "Sebab program yang dijalankan nantinya program Jokowi, karena itu selera dan pilihan Jokowi akan menentukan," ujar Andi.

    Kendati demikian, H-10 sebelum pelantikan presiden, Andi mengaku belum ada pembicaraan soal tawaran kursi menteri ke Demokrat. "Walaupun demikian, Partai Demokrat akan mendukung hasil pilihan rakyat ini lima tahun ke depan, ada atau tidak ada menteri dari Demokrat," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.