Anggota DPR Periode 2019-2024 akan Dilantik, Berikut Jadwalnya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapat di DPR. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ilustrasi rapat di DPR. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, JakartaAnggota DPR/MPR, dan DPD RI Periode 2019-2024 akan dilantik pada hari ini, Selasa, 1 Oktober 2019. Acara pelantikan akan digelar mulai pukul 09.15 sampai 11.40 di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta.

    Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan guna mengantisipasi adanya demo mahasiswa hari ini, anggota DPR RI terpilih yang akan menjalani pelantikan, diminta sudah hadir pukul 07.00. "Sarapan pagi dan persiapan lainnya, kami siapkan di sini. Semua acara, kami upayakan tetap sesuai jadwal," kata Indra Iskandar, Senin malam, 30 September 2019.

    Rangkaian acara pelantikan dimulai pukul 09.15, anggota DPR dan DPD terpilih diikuti Komisioner KPU, Sesjen DPR, MPR dan DPD memasuki ruangan. Selanjutnya, diumumkan Pemimpin Sementara DPR, DPD dan MPR RI oleh Sekretaris Jenderal DPR, MPR dan DPD. Setelah itu, Presiden, Wakil Presiden, Ketua KPU RI memasuki ruangan rapat paripurna.

    Sidang Paripurna dimulai tepat pukul 10.00 dengan agenda awal pengucapan sumpah/janji anggota DPR RI. Setelah itu, rapat paripurna dibuka oleh Pimpinan Sementara DPR. Selanjutnya, pembacaan Keputusan Presiden tentang Peresmian Keanggotaan DPR oleh Sesjen DPR RI.

    Setelah itu, digelar pengucapan sumpah/janji anggota DPR RI dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung. Selesai mengucap sumpah, anggota DPR RI terpilih menandatangani berita acara sumpah/janji anggota DPR RI. Lalu serah terima berita acara.

    Pukul 10.33, Sidang Paripurna DPR ditutup Pimpinan Sementara DPR. Setelah itu, dilanjutkan sidang paripurna pelantikan anggota DPD dan MPR berturut-turut dengan rentetan acara yang sama. Acara pelantikan anggota MPR/DPR dan DPD ini dijadwalkan selesai pukul 11.40 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.