Jokowi Lantik Wakil Gubernur Bengkulu Setelah 8 Bulan Kosong

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberi ucapan selamat kepada Wakil Gubernur Bengkulu Deddy Ermansyah sisa masa jabatan 2016-2021 di Istana Negara, Jakarta, 25 September 2019. Tempo/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo memberi ucapan selamat kepada Wakil Gubernur Bengkulu Deddy Ermansyah sisa masa jabatan 2016-2021 di Istana Negara, Jakarta, 25 September 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Wakil Gubernur Bengkulu Deddy Ermansyah sisa masa jabatan 2016-2021 di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 25 September 2019. Deddy mengisi jabatan wakil gubernur yang kosong sejak Desember 2018 berdasarkan keputusan presiden.

    Acara pelantikan diawali dengan penyerahan keputusan presiden itu di Istana Merdeka dari Jokowi kepada Deddy. Setelah itu, Jokowi, bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Deddy melakukan kirab menuju Istana Negara.

    Di Istana Negara, Jokowi mengambil sumpah Deddy. "Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai wakil gubernur, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti pada masyarakat, nusa, dan bangsa," kata Jokowi diikuti oleh Deddy.

    Deddy, politikus NasDem terpilih sebagai wakil gubernur dalam Paripurna Istimewa Pemilihan Wakil Gubernur Bengkulu sisa masa jabatan 2016-2021 pada Selasa 13 Agustus 2019. Ia terpilih melalui voting tertutup para anggota DPRD Bengkulu. Hasilnya, Deddy mengantongi 33 suara dan menang telak dari lawannya, Muslihan, yang hanya merebut 11 suara anggota dewan.

    Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu periode 2016-2021 mestinya dijabat oleh pasangan Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah. Namun, pada Mei 2017, Gubernur Ridwan terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Rohidin menggantikan posisi Ridwan sebagai pelaksana tugas hingga akhirnya dilantik sebagai Gubernur Bengkulu definitif. Sejak dilantik, posisi wakil gubernur pun kosong selama delapan bulan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.