Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris Jaringan JAD di Bekasi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri meringkus tiga terduga teroris pada hari ini, 23 September 2019 di Bekasi, Jawa Barat. Ketiga terduga teroris tersebut ditangkap di lokasi yang berbeda.

    Kepala Biro Penerangan Masyakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, di lokasi pertama yakni Perum Alamanda Regency Bekasi, tim menangkap pasangan suami istri bernama Asep Roni dan Sutiyah.

    "Mereka diduga dari kelompok JAD Bekasi," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Senin, 23 September 2019.

    Penangkapan Asep, kata Dedi, merupakan pengembangan dari penangkapan teroris sebelumnya bernama Tedjo Hadi Broto, di mana Asep terlibat dalam perencanaan aksi teror bersama kelompoknya.

    Padahal, Asep sebelumnya telah mengikuti persiapan dengan kelompok Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba di Gunung Salak, Jawa Barat pada 13-15 September 2019. "Sementara istrinya, ikut juga sama seperti suaminya," kata Dedi.

    Sementara untuk satu terduga teroris lainnya, bernama Surya Juniawan alias Haidar Al Ghazi ditangkap di Desa Tridayasakti, Tambun, Jawa Barat. Sama seperti Asep, Haidar juga pernah mengikuti pelatihan di Gunung Salak, Jawa Barat.

    "Sementara itu dulu ya, tunggu info selanjutnya, tim masih di lapangan," kata Dedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.