Teknologi Tepat Guna untuk Pembangunan Masyarakat Desa

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  event Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XXI tahun 2019 yang dipusatkan di Sport Center Bengkulu telah dibuka secara resmi oleh Menteri Desa.

    event Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XXI tahun 2019 yang dipusatkan di Sport Center Bengkulu telah dibuka secara resmi oleh Menteri Desa.

    INFO NASIONAL — Gelaran acara Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) XXI tahun 2019 yang dipusatkan di Sport Center Bengkulu telah dibuka secara resmi oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, pada Minggu, 22 September 2019.

    TTGN XXI yang digelar di Bengkulu ini mengambil tema “Melalui Gelar TTGN, Kita Tingkatkan Inovasi Teknologi Perdesaan Menyongsong Industri 4.0”.

    Berdasarkan tema tersebut, Eko menuturkan bahwa era revolusi industri 4.0 ini bertujuan mempermudah proses produksi dan manufakturing. 

    "Nah, dengan adanya teknologi 4.0 ini diharapkan nantinya masyarakat dapat terbantu terkait hal-hal yang tadinya sulit atau susah dijalankan oleh masyarakat yang pendidikannya mungkin masih kurang," kata Eko disela-sela melakukan peninjauan stan pameran produk-produk TTG dari berbagai daerah di Indonesia.

    Teknologi yang membantu, lanjut Eko, misalnya adalah aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang memiliki tujuan memudahkan aparat pemerintah desa saat melakukan proses pengelolaan keuangan‎. Selain itu, hal ini perlu agar keuangan desa dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya.

    "Contohnya sistem siskeudes, yang tadinya pelaporannya susah, dengan adanya sistem siskeudes ini, banyak kades yang tidak sekolah pun sudah bisa membuat laporan keuangan negara. Jadi, kita berharap bagaimana penggiat-penggiat 4.0 ini dapat membantu membuat aplikasi, sehingga masyarakat yang tidak siap dapat menjadi siap dan merasakan manfaat dengan teknologi 4.0," katanya.

    Eko berpendapat bahwa TTGN merupakan event nasional tahunan sejak tahun 1999 yang bertujuan mempercepat alih teknologi dari inventor TTG kepada masyarakat, khususnya pelaku TTG di desa.

    Gelaran TTGN adalah salah satu upaya strategis untuk memotivasi masing-masing daerah untuk dapat mengembangkan teknologi. Selain itu, sebagai upaya dalam menyebarluaskan informasi berbagai teknologi yang dapat memberi nilai tambah kepada masyarakat. Jadi, berbagai jenis TTG dan produksinya secara visual ditampilkan dalam gelaran ini agar masyarakat memperoleh informasi yang cukup untuk menerapkannya.

    "Gelaran TTGN ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan teknologi serta manfaatnya, dalam rangka peningkatan mutu dan kuantitas produksi di berbagai sektor usaha. Untuk teknologi yang diperlukan dan dibutuhkan masyarakat, haruslah teknologi yang tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mudah cara penggunaannya," ujar Eko. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.