Selasa, 24 September 2019

ICW: Merespon Revisi UU KPK, Jokowi Tak Konsisten dengan Kampanye

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti Indonesia Corruption Watch Kurnia Ramadhana dan Lalola Easter, saat diskusi di Kantor Pusat ICW, di Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad, 28 April 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    Peneliti Indonesia Corruption Watch Kurnia Ramadhana dan Lalola Easter, saat diskusi di Kantor Pusat ICW, di Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad, 28 April 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta-Koalisi Masyarakat Sipil meminta Presiden Joko Widodo berkomunikasi intensif dengan partai politik pendukung pemerintah agar tidak memilih calon pimpinan KPK bermasalah. "Sudah saatnya Presiden menggunakan perannya dalam politik untuk berkomunikasi dengan parpol pendukungnya agar tidak memilih calon bermasalah sebagai pimpinan KPK," kata peneliti Indonesia Corruption Watch Lalola Easter di kantornya, Jakarta, Minggu, 8 September 2019.

    Selain itu, koalisi juga meminta partai politik pendukung pemerintah untuk tidak melanjutkan rencana pembahasan revisi UU KPK. Lola berujar seharusnya usulan revisi UU KPK itu tidak direspon oleh presiden mengingat proses pengusulannya melanggar prosedur yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011.

    Ia menuturkan salah satu agenda presiden pada masa kampanye adalah reformasi regulasi dengan membenahi perencanaan, perancangan, dan penyusunan peraturan perundang-undangan. "Dengan merespons DPR dan mengirimkan Surat Presiden (Surpres) yang menunjuk kementerian untuk membahas revisi UU KPK, berarti presiden tidak konsisten dengan agendanya sendiri," katanya.

    Koalisi yang terdiri dari Jatam, KontraS, LBH Jakarta, Walhi, YLBHI dan PUSaKO ini mendesak Presiden Jokowi konsisten mendukung penuh kerja KPK. Presiden harus menunjukkan sikap yang jelas dan responsif. "Serta mendukung penuh upaya publik dalam melawan segala bentuk usaha pelemahan KPK," katanya.

    HALIDA BUNGA FISANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Chip Smart SIM Catat Data Forensik dan Pelanggaran Lalu Lintas

    Berbeda dari kartu SIM sebelumnya, Smart SIM memiliki tampilan baru dan sejumlah fitur tambahan. Termasuk menjadi dompet elektronik.