4 Warga Sipil Papua Tewas Saat Jayapura Rusuh

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi pertokoan dan rumah warga yang hagus terbakar di Entrop, Kota Jayapura, Papua, Minggu, 1 September 2019. Kondisi Kota Jayapura mulai kondusif pascaunjuk rasa warga Papua pada Kamis 29 Agustus lalu. ANTARA

    Kondisi pertokoan dan rumah warga yang hagus terbakar di Entrop, Kota Jayapura, Papua, Minggu, 1 September 2019. Kondisi Kota Jayapura mulai kondusif pascaunjuk rasa warga Papua pada Kamis 29 Agustus lalu. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi membenarkan penemuan empat jasad warga sipil Papua ketika Jayapura rusuh. Namun, sampai saat ini belum diketahui identitas mereka.

    "Empat orang meninggal diduga meninggal akibat kerusuhan di Jayapura. Belum diketahui identitasnya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal melalui keterangan tertulis, Selasa, 3 September 2019. 

    Kamal menuturkan, polisi masih mengidentifikasi empat warga sipil tewas itu untuk mengetahui identitasnya. Polisi juga mendalami penyebab kematian warga Papua tersebut. Kamal tidak menjelaskan secara rinci luka-luka pada jasad tadi.

    Jayapura rusuh pada 27 Agustus 2019 yang diduga akibat penyusupan dalam aksi damai dari kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

    Sekitar 1.000 massa tersebut memilih bermalam di Kantor Gubernur Papua karena khawatir terjadi penyerangan. Mereka menyatakan menolak anarkisme dalam aksi damai.

     
    ANDITA RAHMA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.