Kecelakaan Maut di Cipularang Disebabkan Truk Pasir Terguling

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi dan tim SAR bergerak cepat untuk mengevakuasi korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, Senin, 2 September 2019. (dok Polri)

    Polisi dan tim SAR bergerak cepat untuk mengevakuasi korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, Senin, 2 September 2019. (dok Polri)

    TEMPO.CO, JakartaKecelakaan maut di Cipularang diduga disebabkan truk bermuatan pasir terguling. Akibat truk tersebut terguling, kendaraan yang berada di belakangnya saling bertabrakan.

    Direktur Lalu lintas Polda Jabar Komisaris Besar Muhamad Aris menyebutkan, total 21 kendaraan terlibat dalam kecelakaan di KM 91 tersebut. Sebagian kendaraan terbakar setelah beradu dengan kendaraan lain.

    “Awalnya ada truk terguling. Sehingga, kendaraan di belakangnya saling bertabrakan, ditambah ada truk dari arah belakang menabrak,” ujar Aris saat dihubungi Tempo, Senin, 2 September 2019.

    Akibat kecelakaan tersebut, 8 orang dinyatakan meninggal dunia dan 20 orang mengalami luka-luka. Berdasarkan data dari Humas Polda Jabar, 4 orang yang meninggal mengalami luka bakar.

    “Korban dibawa ke 3 rumah sakit di Purwakarta,” ucap Aris.

    Sebelumnya juru bicara Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan 9 orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

    Imbas dari kecelakaan maut di Cipularang itu mengakibatkan arus kendaraan arah menuju Jakarta dari Bandung dialihkan keluar gerbang Tol (GT) Cikamuning, Kabupaten Bandung Barat.

    Antrean kendaraan pun terjadi sebelum GT Cikamuning hingga beberapa ratus meter. Pengalihan arus tersebut dijaga oleh beberapa personel polisi lalu lintas.

    Seorang personel polisi yang bertugas mengalihkan arus kendaraan menyebut kemacetan terjadi hampir 7 kilometer dari titik kejadian kecelakaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.