Rusuh Papua, Polri Kirim 400 Personel ke Jayapura

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan saat rilis kasus narkotika jaringan internasional di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan saat rilis kasus narkotika jaringan internasional di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri mengirimkan personel Brimob sebanyak 4 satuan setingkat kompi (SSK) atau sekitar 400 orang ke Kota Jayapura, Provinsi Papua, seusai pecah rusuh kemarin, Kamis, 29 Agustus 2019.

    "Empat SSK dari Korps Brimob dikirim ke Jayapura," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat dihubungi hari ini, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Dia menuturkan personel Brimob tersebut dari Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

    Rusuh Papua terjadi di Jayapura kemarin. Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) di Jalan Raya Abepura dibakar massa. Kantor Telkom di Jalan Koti juga dibakar.

    Massa juga membakar fasilitas layanan publik, seperti kantor pos dan SPBU yang lokasinya berjejeran. Ribuan massa itu lantas melempari beberapa kantor dan hotel di Jayapura.

    Dedi menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia peroleh dari Polda Papua, situasi di Jayapura berangsur kondusif. Massa yang berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Papua sudah membubarkan diri sejak tadi malam.

    "Massa sudah pulang dengan difasilitasi kendaraan dinas TNI-Polri," kata Dedi 

    ANDITA RAHMA

     Ia 

    Lebih lanjut,


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.