Alex Noerdin Ikuti Orientasi dan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan dari Lemhanas

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi saat memasuki ruang acara menyempatkan diri menyapa anggota DPR RI terpilih. Tampak Alex Noerdin, anggota DPR RI terpilih dari dapil Sumsel II berjabat tangan hangat dengan Presiden Jokowi.

    Presiden Jokowi saat memasuki ruang acara menyempatkan diri menyapa anggota DPR RI terpilih. Tampak Alex Noerdin, anggota DPR RI terpilih dari dapil Sumsel II berjabat tangan hangat dengan Presiden Jokowi.

    INFO NASIONAL — Mantan Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2018, H Alex Noerdin, yang terpilih sebagai anggota DPR RI periode tahun 2019-2024, mengikuti Orientasi dan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan yang digelar oleh Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) bagi Anggota DPR RI dan DPD RI Terpilih Periode 2019-2024, Senin, 26 Juli 2019.

    Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Sumsel tersebut dijadwalkan mengikuti gelombang pertama bersama sejumlah anggota DPR terpilih lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia. Pelaksanaan orientasi tersebut dijadwalkan sebanyak empat gelombang sejak tanggal 26 Agustus–18 September 2019.

    Acara yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta ini dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Turut hadir juga sejumlah pejabat negara, yakni Gubernur Lemhanas RI Letjen (Purn) Agus Widjojo, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, hingga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.

    Dalam sambutannya, Presiden Jokowi memberikan masukan dan sejumlah kritikan kepada seluruh peserta yang mengikuti orientasi. Salah satunya, mengenai target kinerja anggota DPR RI dengan pencanangan pembuatan undang-undang dalam jumlah sebanyak-banyaknya sudah tidak relevan.

    “Target membuat undang-undang sebanyak-banyaknya sudah tidak relevan. Tidak usah banyak-banyak yang penting berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Saya berharap anggota DPR RI periode 2019-2024 dapat menyederhanakan proses pembuatan undang-undang yang dirasa masih bertele-tele saat ini,” ujar Jokowi.

    Selain itu, Jokowi juga menyinggung mengenai ekonomi global yang saat ini di hadapi Indonesia. “Kita menghadapi tantangan ekonomi global yang setiap jam, setiap hari, setiap minggu yang berubah tanpa arah yang jelas. Hari ini bicara Brexit, besok pindah lagi pada perang dagang, besok pindah lagi ke peso yang memengaruhi mata uang dunia. Hal ini harus kita respons cepat,” ucapnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.