Zulkifli Hasan Klaim PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR Zulkifli Hasan memberi sambutan dalam Peringatan Hari Konstitusi yang digelar di Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019. (dok MPR RI)

    Ketua MPR Zulkifli Hasan memberi sambutan dalam Peringatan Hari Konstitusi yang digelar di Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019. (dok MPR RI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan kembali mengklaim partainya mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin tanpa syarat. Dia mengatakan PAN tak meminta jabatan di kabinet Jokowi periode kedua.

    "Enggak, kami enggak minta apa-apa," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad, 25 Agustus 2019.

    Zulkifli mengklaim tak ingin lagi terbawa perasaan alias baper karena pemilihan presiden 2019 sudah rampung. Menurut dia, kini saatnya PAN mendukung menyukseskan pemerintahan.

    "Kami dukung Pak Jokowi. Ini begitu banyak masalah yang dihadapi. Pilpres sudah kelar, usai sudah, enggak boleh baper," kata dia.

    Hal senada juga disampaikan Zulkifli dalam acara milad PAN yang ke-21 di Pluit, Jakarta Utara Jumat lalu. Kata dia, PAN dalam posisi mendukung Jokowi dan tak minta posisi menteri. Partai berlambang matahari terbit ini pun mengaku sadar bahwa koalisi Jokowi sudah kuat.

    Zulkifli juga menyindir Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais agar tak lagi baper ke kubu Jokowi. "Kalau masih baper, orang sudah menyusun kekuatan sekarang Pak Amien," kata dia, Jumat, 23 Agustus 2019.

    Amien, meski disindir, mengaku lega karena PAN akan berada di luar kabinet. Amien mengatakan dirinya dibisiki oleh Zulhas sebelum berlangsungnya acara milad partai.

    "Insya Allah kita di luar, berikan masukan, kritik, koreksi kalau keliru, dorongan kalau udah benar. Ini sudah jelas dan melegakan," kata Amien.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.