Minggu, 15 September 2019

Anggaran Mobil Dinas Menteri Jokowi Rp 147 M, Beli 101 Unit

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berpidato saat menghadiri Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019 di Bali, Selasa, 20 Agustus 2019. Presiden juga mengajak pengusaha dan perwakilan negara-negara Afrika bahwa Indonesia untuk menanamkan modal dan berbisnis dengan Indonesia. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Jokowi berpidato saat menghadiri Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019 di Bali, Selasa, 20 Agustus 2019. Presiden juga mengajak pengusaha dan perwakilan negara-negara Afrika bahwa Indonesia untuk menanamkan modal dan berbisnis dengan Indonesia. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi menganggarkan Rp 147 miliar untuk membeli mobil dinas menteri kabinet kerja.

    Asisten Deputi Humas Kementerian Sekretariat Negara, Eddy Cahyono Sugiarto menuturkan alokasi anggaran pengadaan kendaraan tersebut berjumlah 101 unit kendaraan.

    Eddy mengatakan alasan melakukan pengadaan mobil dinas baru bagi menteri anggota Kabinet Kerja karena usia kendaraan sudah lebih dari 10 tahun. Pengadaan mobil dinas terakhir dilakukan pada 2005 dan 2009. Selain itu, kondisi mobil tersebut sering mengalami kerusakan, tidak efisien, serta tidak laik digunakan pejabat negara.

    "Membutuhkan biaya perawatan yang tinggi sehingga perlu peremajaan dengan pertimbangan teknis seperti faktor keamanan, keandalan, dan biaya pemeliharaan yang semakin mahal karena usia pemakaian," kata Cahyono dalam siaran tertulis Kementerian Sekretariat Negara yang dikutip pada Jumat, 23 Agustus 2019.

    Menurut Cahyono, pengadaan kendaraan tersebut sudah dilakukan melalui mekanisme tender umum dengan menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau online. Pengadaan ini juga telah dikonsultasikan kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP).

    "Juga merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 76/PMK.06/2015 tentang Standar Barang dan Standar Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri," katanya.

    Sesuai hasil tender umum, dari 41 penyedia yang memasukkan penawaran, PT Astra International dinyatakan sebagai pemenang pengadaan mobil dinas menteri Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.