Muktamar Rampung, Cak Imin Belum Umumkan Struktur PKB

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Wakil Presiden Terpilih KH Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Syuro PKB Dimyati Rais, Ulama KH Abdul Gofur, Ulama KH Manrul Hidayat dan para ketua DPW PKB berfoto usai penutupan Muktamar 2019 Partai Kebangkitan Bangsa di Nusa Dua, Bali, 21 Agustus 2019.  Johannes P. Christo

    Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Wakil Presiden Terpilih KH Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Syuro PKB Dimyati Rais, Ulama KH Abdul Gofur, Ulama KH Manrul Hidayat dan para ketua DPW PKB berfoto usai penutupan Muktamar 2019 Partai Kebangkitan Bangsa di Nusa Dua, Bali, 21 Agustus 2019. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin belum mengumumkan struktur baru kepengurusan PKB di akhir Muktamar VI PKB kemarin malam. Ketua Steering Committee Muktamar PKB, Ida Fauziyah mengatakan struktur itu belum selesai disusun oleh Muhaimin.

    "Ya belum, kami mandatkan kepada beliau. Pada saatnya beliau akan mengumumkan kepengurusan DPP PKB," kata Ida di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Rabu, 21 Agustus 2019.

    Muhaimin terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum DPP PKB periode 2014-2019. Dia menjadi mandataris tunggal Muktamar VI PKB, sehingga berwenang penuh menyusun struktur kepengurusan partai.

    Menurut Ida, struktur pengurus yang baru akan diumumkan setelah Muktamar di Jakarta nanti. Dia meyakini Muhaimin akan menyusun struktur itu dengan cepat dan mengumumkannya segera.

    "Enggak ada (tenggat). Beliau hanya mandatoris tunggal, muktamar akan yakin dan percaya beliau akan menyusun dengan cepat," ujarnya.

    Sebelumnya, Muhaimin mengatakan tengah mengkaji menghapus posisi sekretaris jenderal dari struktur kepengurusan partai. Dia mengatakan ada kemungkinan sekjen digantikan oleh wakil ketua umum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.