KPK Sita Rp 100 Juta dari OTT Jaksa di Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK Febri Diansyah menggelar konferensi pers pengembangan kasus suap DPRD Malang di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa, 9 April 2019. TEMPO/Andita Rahma

    Juru bicara KPK Febri Diansyah menggelar konferensi pers pengembangan kasus suap DPRD Malang di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa, 9 April 2019. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti uang Rp 100 juta dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Yogyakarta pada Senin, 19 Agustus 2019. "Barang bukti yang disita sejumlah Rp 100 juta," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Senin, 19 Agustus 2019.

    Selain itu, KPK menyatakan OTT di Yogjakarta ini terkait proyek yang didampingi oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). TP4D merupakan tim di tingkat Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri yang bertugas mendampingi, pengawalan kepada setiap kepala daerah, yang akan melaksanakan program pembangunan.

    Febri mengatakan empat orang ditangkap dalam operasi tersebut. Keempat orang itu terdiri dari unsur jaksa, pegawai negeri sipil dan swasta.

    KPK urung menjelaskan detail kasus ini dan identitas mereka yang ditangkap dalam OTT ini. KPK memiliki waktu 24 jam untuk menetapkan status hukum orang yang ditangkap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.