BMKG: Masih Ada 148 Titik Panas Karhutla di Kalimantan Barat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga  berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Suak Pangkat, Kecamatan Bubon, Aceh Barat, Aceh, Rabu, 31 Juli 2019. Petugas BPBD Aceh dibantu warga terus berusaha melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Aceh Barat agar tidak terus meluas. ANTARA

    Sejumlah warga berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Suak Pangkat, Kecamatan Bubon, Aceh Barat, Aceh, Rabu, 31 Juli 2019. Petugas BPBD Aceh dibantu warga terus berusaha melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Aceh Barat agar tidak terus meluas. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak menyatakan masih terpantau 148 titik panas pada Rabu, 14 Agustus 2019 akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat.

    Kepala BMKG Supadio Pontianak Erika Mardiyanti mengatakan titik panas terbanyak di Kabupaten Ketapang (56 titik), disusul Kubu Raya (37), Sanggau (19), Kapuas Hulu (12), Landak (9), Bengkayang, Mempawah, dan Kayong Utara masing-masing empat titik panas. Kemudian Sintang dan Melawi masing-masing satu titik panas sedangkan Kabupaten Sekadau, Kota Pontianak, dan Singkawang tidak ada titik panas.

    Ia menambahkan dalam sepekan ke depan sejumlah wilayah di Kalbar berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Oleh karena itu, kata dia, masyarakat perlu mewaspadai terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga sore hari.

    "Saat ini hujan baru turun di sebagian kabupaten atau kota di Kalbar, seperti Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sambas, Pontianak, dan Kubu Raya. Diprakirakan hujan ke depan akan meluas ke wilayah Kalbar lainnya hingga satu minggu ke depan dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat," kata Supadio, Rabu, 14 Agustus 2019.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.