Pekerja PLN Hilang Terseret Arus di Laut Aceh Selatan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tenggelam. shutterstock.com

    Ilustrasi orang tenggelam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Meulaboh - Rian (20), pekerja gardu induk milik PLN di Gunung Cut, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, hilang tenggelam dan terseret arus saat mandi di laut di daerah itu. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, masih mencari hingga Selasa tengah malam, 13 Agustus 2019.

    Pria asal Kota Palembang, Sumatera Selatan, itu diduga hilang saat mandi laut bersama rekannya di kawasan pantai Desa Alur Pinang, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan Selasa sore sekitar pukul 17.30 WIB. "Kami masih terus berusaha mencari korban bersama masyarakat, dengan cara melakukan penyisiran di bibir pantai," kata Kepala BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma, Selasa malam.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kata dia, korban bersama tiga temannya sebelumnya sedang mandi di pantai. Lalu datang gelombang besar sehingga menyebabkan korban terseret arus. Rian sempat dibantu oleh seorang temannya dengan cara menarik tangannya, akan tetapi korban terlepas dan menghilang.

    BPBD Aceh Selatan akhirnya menurunkan tim reaksi cepat (TRC) dengan membawa peralatan berupa perahu karet beserta perlengkapan evakuasi lainnya untuk melakukan pencarian. Tetapi, hingga Selasa tengah malam keberadaan korban masih belum diketahui.

    Proses pencarian terhadap korban juga terganggu akibat besarnya gelombang di laut sehingga membuat petugas kewalahan. "Masyarakat juga turut membantu proses pencarian terhadap korban yang tenggelam, namun belum ada perkembangan," kata Cut Syazalisma menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.