Gibran - Kaesang Masuk Calon Wali Kota, PDIP: Jangan Digoda-goda

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri-kanan) Menantu Jokowi Bobby Nasution, putra bungsu dan sulung Jokowi Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, 13 April 2019. Mereka tampil kompak dengan kemeja putih. TEMPO/M Taufan Rengganis

    (kiri-kanan) Menantu Jokowi Bobby Nasution, putra bungsu dan sulung Jokowi Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, 13 April 2019. Mereka tampil kompak dengan kemeja putih. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari mengatakan anak-anak Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, tak akan tertarik dunia politik.

    “Kayaknya enggak tertarik (menjadi wali kota) itu. Walau mau disebut pun. Karena mereka berdua lagi menekuni bisnis,” ujar Eva saat dihubungi, Jumat 26 Juli 2019. "Jadi maksud aku Ojo digoda-goda gitu lah. Kita sudah punya role model, keluarga yang enggak kena penyakit dinasti."

    Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unsri) menyebut anak pertama Presiden Jokowi,  Gibran Rakabuming, masuk dalam bursa Pemilihan Wali Kota Surakarta 2020-2025. Ia menempati posisi terpopuler dalam survei mereka.

    Adapun Kaesang menempati urutan ketiga di bawah Survei tersebut menguji tiga kategori, di bawah Waki Wali Kota Solo Ahmad Purnomo. Survei ini menilai tiga kategori, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas.

    Dari kategori popularitas, nama Gibran muncul dengan angka popularitas tertinggi. "Dari total jumlah responden, 90 persennya mengenal Gibran," kata Ketua Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi Surakarta Suwardi di Solo, Kamis, 25 Juli 2019.

    Menurut Eva baik kedua anak Jokowi ini tidak menunjukkan ketertarikan di bidang politik. Sementara politik menurutnya harus dilandasi passion atau hasrat.

    Eva menilai di luar politik pun, Gibran dan Kaesang sudah berprestasi di bidang kewirausahaan. Maka tak perlu digoda masuk politik. “Kayaknya ndak (ada ketertarikan), selalu pisang, martabak, dan dia enggak mau aji mumpung lho ya,” kata dia. “Nanti kalau mereka mau berpolitik biar atas keinginan sendiri ya.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.