Saat Ketua GP Ansor Sindir Tokoh yang Nazar Jalan Kaki dari Yogya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, usai  bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 11 Januari 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 11 Januari 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Gerakan Pemuda atau GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi salah seorang anggotanya, Maskhun Hidayat yang berjalan kaki dari Musi Rawas, Sumatera Selatan ke Jakarta. Maskhun, 48 tahun berjalan kaki ke Jakarta demi menunaikan nazarnya jika Presiden Jokowi menang di Pemilihan Presiden 2019.

    Yaqut menyatakan kekagumannya atas tekad kuat Maskhun menunaikan nazar tersebut. Tanpa tekad yang kuat, keikhlasan, dan niat, kata Yaqut, nazar ini tidak akan terwujud.

    "Dulu ada tokoh nasional yang juga bernazar jalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta, tapi sampai hari ini tidak terjadi," kata Yaqut saat menemui Maskhun, Ahad 21 Juli 2019.

    Menurut dia, nazar dari Maskhun ini memiliki pesan tersirat yang harus ditangkap semua komponen bangsa, yakni pertarungan politik tak seharusnya menceraiberaikan warga bangsa.

    "Kita ini sejak dari dulu hidup dalam perbedaan itu sudah biasa. Masak hanya karena beda pilihan politik lantas pecah. Tidak boleh. Mari hidup bersama kembali dalam keberagaman, berbeda-beda tapi tetap satu untuk Indonesia," ucap Yaqut.

    Adapun Maskhun mengutarakan keinginannya untuk bertemu Presiden Jokowi setelah perjalanan sepanjang 600 kilometer tersebut.

    "Saya menyampaikan harapan untuk dapat bertemu dengan Pak Jokowi," kata Maskhun, di Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor, di Jakarta.

    Maskhun berangkat dari kampung halamannya pada 1 Juli 2019 dan tiba di Jakarta pada 17 Juli 2019. Selama di Jakarta ia telah mewujudkan keinginannya bertemu KH Ma'ruf Amin dan Ketua Umum PB NU, KH Said Aqil Siroj.

    Namun, Maskhun baru bisa bertemu Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, pemimpinnya di ormas kepemudaan NU itu, pada Ahad kemarin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.