Berkunjung ke Bunaken, Jokowi Gelar Rapat Kabinet di Kapal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis, 4 Juli 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis, 4 Juli 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar rapat kabinet di atas kapal laut saat berkunjung ke Provinsi Sulawesi Utara. Hal itu diketahui dari foto yang Sekretaris Kabinet Pramono Anung unggah di akun Instagram miliknya.

    Baca: Muncul Wacana Jokowi Pilih Menteri Milenial, 3 Nama Ini Mencuat

    "Rapat Kabinet di atas kapal menuju Bunaken untuk meningkatkan wisatawan ke Sulawesi Utara," tulisnya, Jumat, 5 Juli 2019.

    Dalam foto tersebut tampak Jokowi dan rombongan tengah duduk di atas kapal laut sambil mengenakan pelampung. Terlihat sejumlah menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

    Sementara itu, melalui akun Instagramnya, Jokowi bercerita jika ia dan para menterinya tengah berdiskusi mengenai pariwisata di Sulawesi Utara. "Masih pagi benar, saya bersama Ibu Negara dan beberapa menteri meninggalkan daratan Minahasa ke arah Teluk Manado sambil berdiskusi di atas kapal tentang upaya percepatan peningkatan industri pariwsata di Provinsi Sulawesi Utara," ujarnya.

    Jokowi menunggah foto saat ia dan istrinya, Iriana, sedang berada di sebuah lambung kapal. "Lalu, kami berpindah untuk menikmati keindahan bawah air Bunaken melalui jendela kaca di dasar lambung kapal," ucapnya.

    Mantan gubernur DKI Jakarta itu telah berada di Sulawesi Utara sejak kemarin. Setibanya di Manado ia meminta agar Bandara Sam Ratulangi Manado diperluas sehingga mampu menampung penumpang lebih banyak lagi. Perluasan tersebut diperkirakan akan dapat melayani hingga 6 juta penumpang per tahun dari yang sebelumnya berada pada kisaran 2,5 juta orang per tahun.

    Baca: Anies Jomblo, PSI Jakarta Bandingkan dengan Kinerja Jokowi - Ahok

    Jokowi mengatakan pemerintah akan membangun terminal baru di Bandara Sam Ratulangi mulai September ini dan ditargetkan selesai Agustus 2020. Program perluasan ini akan menjadikan terminal bandara yang semula seluas 26.000 meter persegi menjadi 56.000 meter persegi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.