Empat Polisi Ditusuk Terduga Teroris di Bandung Barat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat menggelar konferensi pers insiden penembakan Sulawesi Tengah, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 31 Desember 2018 (Andita Rahma)

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat menggelar konferensi pers insiden penembakan Sulawesi Tengah, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 31 Desember 2018 (Andita Rahma)

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat anggota polisi diserang dalam proses penangkapan terduga teroris berinisial SHS di Kampung Cibungur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 4 April 2019.

    Baca: Polisi Duga Pimpinan JAD Bandung Terlibat Bom Surabaya

    "Keempat anggota Polri itu kini dirawat di rumah sakit di Bandung," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 4 April 2019.

    Keempat anggota Polri tersebut adalah anggota Satuan Intelijen Keamanan Kepolisian Reserse Cimahi, Brigadir Polisi Kepala Penpen Hanafiah, yang terkena luka tusuk bagian perut sebelah kanan; anggota Bawah Kendali Operasi Brigadir Polisi Dua, Ahmad Kurnia, yang terkena luka tusuk di bagian perut kiri.

    Kemudian, anggota Brimob Polda Jawa Barat Bhayangkara Satu Dana yang tertusuk di bagian paha kanan, dan anggota Brimob Cikeruh Brigadir Muhaimin yang mengalami luka robek paha kiri dekat selangkangan.

    Dedi menjelaskan, terduga teroris itu memang sengaja menyiapkan senjata untuk melukai polisi jika sewaktu-waktu ditangkap. Ketika insiden penangkapan itu terjadi, para pelaku langsung menyerang anggota polisi.

    Baca: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Anggota JAD di Bandung

    "Karena sudah terpapar paham radikal maka melakukan tindakan perlawanan terhadap aparat keamanan," ucap Dedi.

    SHS merupakan anggota kelompok terduga teroris A, yang ditangkap di Karawang pada 3 Maret 2019.

    Sebelumnya, terduga teroris ini berpura-pura menyerah ketika dibekuk. Saat polisi lengah, dia langsung menusuk empat anggota tersebut. Polisi pun menembak mati SHS. "Kepada pelaku dilakukan, dengan terpaksa, ya melumpuhkan," ucap Dedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.