Bupati Nunukan Apresiasi Panggung Kreasi Generasi Mentari Muhammadiyah

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nunukan melalui Majelis Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) melakukan terobosan dengan mengelar Pentas Kreasi Generasi Mentari bertema

    Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nunukan melalui Majelis Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) melakukan terobosan dengan mengelar Pentas Kreasi Generasi Mentari bertema "Menumbuh-kembangkan Kreatifitas Seni Siswa Di Era Millennial". Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Nunukan di Kompleks Pendidikan Muhammadiyah pada Sabtu pagi (23/3).

    INFO NASIONAL-- Melihat perkembangan zaman yang terus maju, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Nunukan melalui Majelis Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) mencoba melakukan terobosan dengan mengelar Pentas Kreasi Generasi Mentari bertema "Menumbuh-kembangkan Kreatifitas Seni Siswa Di Era Millennial". Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Nunukan di Kompleks Pendidikan Muhammadiyah pada Sabtu pagi, 23 Maret 2019.
     
    Kegiatan akan dilaksanakan selama 2 hari yakni 23 – 24 Maret 2019 dan menyuguhkan penampilan dari siswa-siswa Paud, TK, SD, SMP hingga SMA Muhammadiyah. Bukan hanya itu, para guru, organisasi otonom (ortom) dan alumni Muhammadiyah juga ikut meramaikan Pentas Kreasi Generasi Mentari.
     
    “Pentas Kreasi Generasi Mentari ini merupakan langka awal dukungan yang diberikan kepada anak didik kita, yang selama ini berkreatifitas tanpa ada pendampingnya. Ini juga akan menjadi ajang mencari jati diri dan menghindari hal-hal yang bersifat merusak diri bagi mereka," kata Asri selaku Ketua Panitia.
     
     
    Kegiatan Pentas Kreasi Generasi Mentari dijadikan ajang promosi untuk pendidikan Muhammadiyah yang dikonsep seperti Bazaar Pendidikan. "Kita ketahui pandangan masyarakat bahwa Muhammdiyah itu hanya untuk pendidikan Islam saja. Ini adalah pembuktian bahwa Muhammadiyah juga untuk pendidikan umum, bakat juga ada disini," ujar Asri.
     
    Pimpinan Daerah Muhammdiyah melalui Majelis Dikdasmen, Zaim Fathoni mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja Majelis Dikdasmen Muhammadiyah. "Tidak hanya Pentas Seni yang menjadi fokus PDM, tapi Tahfiz Al-Qur'an juga menjadi program utama Muhammadiyah dalam mempersiapkan generasi ulama muda di Nunukan. "Alhamdulillah, kita sudah banyak memiliki calon ulama muda yang nantinya, sekitar 5-10 tahun kedepan siap terjun ke masyarakat untuk pendampingan agamanya," ucap Zaim Fathoni.
     
    Bupati Nunukan juga merasa bangga dengan Organisasi Muhammadiyah beserta ortomnya yang selalu memberikan kontribusi kepada pemerintah dengan penuh ikhlas membangun Nunukan.
     
    “Harapan saya melalui kegiatan ini, mari tingkatkan kreasi kita sebagai Generasi Mentari yang selalu hadir memberikan kontribusi nyata untuk pemerintah. Ayo wujudkan generasi millennial yang berkemajuan dan selalu berlomba-lomba untuk kebaikan, agar bangsa ini dapat terus maju dan berkembang di era kompetitif yang sangat ketat ini," ucapnya menutup sambutan. (*)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?