Peneliti LIPI Jelaskan Soal Stagnasi Hasil Survei Pilpres 2019

Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 Februari 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Firman Noor mengatakan ada sejumlah faktor yang menyebabkan stagnasi dalam hasil sigi Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 sejumlah lembaga survei belakangan ini. Namun pertama-tama, Firman mengatakan istilah stagnasi ini lekat dengan pasangan calon 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin ketimbang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Jokowi - Ma'ruf Amin Kampanye Kreatif, Ini Teknologi yang Dipakai

"Kalau kita bicara stagnasi ini kan lebih kepada paslon satu sedangkan paslon dua meskipun masih kalah, ada progres sedikit-sedikit," kata Firman kepada Tempo, Rabu, 27 Maret 2019.

Firman menjelaskan, fenomena stagnasi tak terlepas dari karakteristik survei yang terikat ruang dan waktu. Dia berujar ada keterbatasan responden, metodologi, dan situasi saat survei itu dilakukan.

"Jadi artinya banyak constraint di dalam survei itu," ujarnya.

Berikutnya, Firman menduga persoalan stagnasi juga bisa terjadi karena ada masalah pada figur calon, program yang belum meyakinkan pemilih, blunder-blunder baik dari calon atau orang-orang di sekitarnya, hingga mesin politik yang belum optimal. Selain itu, faktor pergerakan lawan pun ditengarai menjadi salah satu faktor stagnasi.

Firman mencontohkan, belakangan ini Jokowi dianggap berubah dari sosok yang sebelumnya dibayangkan orang tentang dirinya. Capres inkumben itu, ujarnya, seperti mengubah diri menjadi lebih tegas.

Selain itu ada pula pernyataan dari orang-orang di sekitar Jokowi yang memancing pertanyaan masyarakat. Firman menilai faktor-faktor ini akan membuat Jokowi kesulitan membangun citranya.

"Mulai dari keinginan dwifungsi (TNI), katakanlah begitu, penangkapan aktivis, kriminalisasi beberapa kalangan. Kalau terus seperti ini juga citranya tidak akan kunjung membaik," kata Firman.

Baca juga: Hasil Survei 5 Lembaga Soal Elektabilitas Jokowi dan Prabowo

Meski begitu, Firman mengatakan masih ada kemungkinan terjadi perubahan di hari-H pilpres 2019 pada 17 April. Dia berujar sisa kampanye ini masih bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menggerakkan mesin politik dan menyampaikan hal-hal yang bisa meyakinkan masyarakat.

"Menurut saya masih ada peluang, entah signifikan atau tidak kita lihat seperti apa pemicunya," ucapnya.






Survei CSIS: Generasi Muda Ingin Pemimpin Jujur dan Bebas Korupsi di Pemilu 2024

16 jam lalu

Survei CSIS: Generasi Muda Ingin Pemimpin Jujur dan Bebas Korupsi di Pemilu 2024

CSIS merilis hasil survei terhadap keinginan generasi muda memiliki pemimpin jujur dan bebas korupsi pada pemilu 2024.


Partai Politik Sibuk Cari Capres 2024, Anies Baswedan: Enggak Ada yang Genit-genit

19 jam lalu

Partai Politik Sibuk Cari Capres 2024, Anies Baswedan: Enggak Ada yang Genit-genit

Anies Baswedan menyatakan sangat menghormati proses diskusi soal calon presiden 2024 yang sedang dilakukan partai politik.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

1 hari lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

1 hari lalu

Calon Gubernur DKI 2024, Survei: Risma Kalahkan Anies Baswedan, Ada Gibran dan Grace Natalie

NSN mengungkapkan, mantan Ketua Umum PSI Grace Natalie masuk bursa Calon Gubernur DKI Jakarta untuk Pemilihan Gubernur 2024.


Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

1 hari lalu

Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

NSN melansir hasil surveinya yang menempatkan PDIP dan PSI menduduki peringkat teratas elektabilitas di DKI Jakarta.


Survei Charta Politika: Ganjar Teratas dengan 31,3 Persen, Disusul Prabowo dan Anies

4 hari lalu

Survei Charta Politika: Ganjar Teratas dengan 31,3 Persen, Disusul Prabowo dan Anies

Ganjar Pranowo meraih elektabilitas tertinggi dalam survei terbaru Charta Politika Survei Indonesia meski dilakukan dalam beberapa simulasi


Prabowo Kalah dari Anies di Survei ILC, Fadli Zon: Masih Terlalu Pagi Melihat Survei

4 hari lalu

Prabowo Kalah dari Anies di Survei ILC, Fadli Zon: Masih Terlalu Pagi Melihat Survei

Fadli Zon mengatakan masih terlalu dini melihat survei Pemilu 2024 setelah Prabowo Subianto kalah dari Anies Baswedan dalam survei yang dilakukan Indonesia Lawyers Club (ILC).


Burhanuddin Nilai Jokowi Cerdik, Naikkan Harga BBM saat Tingkat Kepuasan 72,3 Persen

8 hari lalu

Burhanuddin Nilai Jokowi Cerdik, Naikkan Harga BBM saat Tingkat Kepuasan 72,3 Persen

Lembaga survei Indikator menilai Jokowi pintar mengambil kebijakan yang tidak populer namun tingkat kepuasannya anjlok sampai 10 persen.


Survei Capres KedaiKOPI: Ganjar Ungguli Prabowo, Anies hingga Puan

16 hari lalu

Survei Capres KedaiKOPI: Ganjar Ungguli Prabowo, Anies hingga Puan

Ganjar Pranowo unggul dari empat nama Capres lainnya yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Puan Maharani.


Tujuan Safari Politik, Apakah hanya Mengerek Elektabilitas?

18 hari lalu

Tujuan Safari Politik, Apakah hanya Mengerek Elektabilitas?

Menjelang 2024, tokoh maupun partai mulai safari politik