Ganjar Jelaskan Pentingnya Apel Kebangsaan di Semarang Digelar

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) dan Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura, berfoto di depan foto mereka dalam pameran foto

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) dan Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura, berfoto di depan foto mereka dalam pameran foto "Cerita Perjalanan Kopi" di bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Kamis, 27 Desember 2018. TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa apel kebangsaan di Lapangan Simpang Lima, Semarang digelar untuk menjaga persatuan. "Konteksnya, kenapa apel kebangsaan penting? Hari ini banyak hoaks enggak sih? Kalau boleh saya jawab, hoaksnya sudah kelebihan," kata Ganjar kepada Tempo, Sabtu, 16 Maret 2019.

    Baca juga: Akan Hadiri Apel Kebangsaan, Slank Jadi Sasaran Kemarahan Netizen

    Apel kebangsaan yang digelar pemerintah Jawa Tengah akan diisi dengan orasi kebangsaan dari sejumlah tokoh pejabat hingga ulama. Ganjar menuturkan, wilayah Jawa Tengah selama pemilihan kepala daerah selalu aman. Namun, menjelang pemilu 2019, kejadian teror terus terjadi, seperti pembakaran sepeda motor di Semarang dan Temanggung pada Februari lalu.

    Apel kebangsaan, kata Ganjar, sebetulnya akan digelar pada Agustus 2019. Namun, karena situasi sedang memanas, banyak yang mengusulkan agar acara digelar sebelum pemilihan presiden.

    Ganjar mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jawa Tengah untuk hadir, termasuk bagi yang berbeda pilihan politik dan yang mengkritik acara. "Ayo ikut hadir, tapi enggak boleh pakai seragam partai, enggak boleh seragam capres-cawapres, karena ini merah putih untuk kita semuanya. Menjaga persatuan mahal," ujarnya.

    Terkait biaya penyelenggaraan apel kebangsaan yang mencapai Rp 18 miliar, Ganjar mengatakan bahwa anggaran sebagian besar digunakan untuk konsumsi, transportasi, dan atribut para pengunjung. Sebab, ia menargetkan acara apel kebangsaan dihadiri sekitar 100 ribu orang.

    Baca: Ganjar Pranowo Deklarasi Dukung Jokowi, Mendagri: Tidak Melanggar

    Apel kebangsaan akan digelar besok, Ahad, 17 Maret 2019 pukul 06.00 - 12.00 WIB. Sejumlah tokoh diagendakan mengisi orasi kebangsaan. Di antaranya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kiai Maimun Zubair, Mahfud MD, dan Habib Luthfi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.