Bekas Direktur Keuangan Pertamina Dituntut 15 Tahun Penjara

Mantan Direktur PT Pertamina, Karen Agustiawan akan menjalani sidang pembacaan dakwaan dalam kasus perkara korupsi investasi Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 31 Januari 2019. TEMPO/Rosseno Aji

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Direktur Keuangan PT Pertamina Frederick S.T Siahaan dituntut 15 tahun penjara dalam perkara korupsi investasi PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy, Australia. Jaksa penuntut umum juga menuntut Frederick membayar denda sebanyak Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Baca: Isu Pertamina Rugi Sebab Satu Harga? ESDM Jelaskan Hitungannya

"Menuntut supaya majelis hakim menyatakan terdakwa Frederick S.T Siahaan terbukti bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama," kata jaksa penuntut umum, Yanuar Utomo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat, 1 Maret 2019.

Selain pidana pokok, jaksa juga menuntut Frederick membayar uang pengganti sebanyak Rp 113.613.200.000. Bila uang pengganti tidak dibayar satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita. Bila nilai harta bendanya tidak mencukupi maka akan diganti dengan pidana 5 tahun penjara.

Jaksa menyatakan Frederick terbukti merugikan negara sebanyak Rp 568 miliar dalam investasi Pertamina di Blok BMG Australia yang dilakukan pada 2009. Jaksa menyebut Frederick telah menyalahgunakan wewenang dengan mengabaikan prosedur investasi yang berlaku di PT Pertamina dan pedoman investasi lainnya dalam Participating Interest (PI) di Blok BMG Australia.

Jaksa mendakwa dia melakukan investasi tanpa kajian terlebih dahulu dan menyetujui participating interest di BMG tanpa due dilligence serta tanpa analisa risiko. Langkah ini kemudian dilanjutkan dengan ditandatanganinya Sale Purchase Agreement tanpa persetujuan dari Bagian Legal dan Dewan Komisaris PT Pertamina.

Atas perbuatannya itu, jaksa menyebut Frederick telah memperkaya korporasi yakni ROC Oil Company pemilik BMG sebelumnya dan merugikan perekonomian negara. Jaksa menyebut Frederick melakukan perbuatannya bersama-sama dengan Direktur Utama Pertamina Karen Galalia Agustiawan, Manager Merger & Akuisisi Pertamina Bayu Kristianto dan Legal Consul & Compliance PT Pertamina Genades Panjaitan.

Atas tuntutan itu, Frederick mengatakan jaksa telah mengabaikan sejumlah fakta persidangan. Selain itu, dia mengatakan dalam tuntutannya jaksa juga tak menyebut aturan mana yang ia langgar. "Saya tidak yakin JPU memahami konteks perkara ini," kata dia.

Simak juga: SPBU Diterjang Puting Beliung, Pertamina Pastikan Pasokan Aman

Pengacara Frederick, Hotma Sitompul membantah pernyataan jaksa yang menyebut investasi di Blok BMG telah menguntungkan ROC Oil sebanyak Rp 568 miliar. Dia mengatakan hal itu merupakan penurunan nilai aset, sehingga tidak ada yang diuntungkan. "Bagaimana klien kami mesti ganti, itu enggak masuk di otak saya," kata dia.






Toyota dan Pertamina Berkolaborasi Ciptakan SDM Teknologi Elektrifikasi

7 jam lalu

Toyota dan Pertamina Berkolaborasi Ciptakan SDM Teknologi Elektrifikasi

Toyota Indonesia dan Pertamina dilaporkan telah menjalin kolaborasi untuk menyambut era elektrifikasi di Tanah Air.


Lampui Target, Pertamina EP Prabumulih Tambah Produksi dari Sumur Pengembangan Lembak

2 hari lalu

Lampui Target, Pertamina EP Prabumulih Tambah Produksi dari Sumur Pengembangan Lembak

Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field berhasil menambah produksi migas dari Sumur Lembak Infield, LBK-INF5 (LBK-19) dan LBK-INF4 (LBK-20).


Pertamax Turun Rp 1.100, Ini Harga Terbaru BBM Pertamina

4 hari lalu

Pertamax Turun Rp 1.100, Ini Harga Terbaru BBM Pertamina

Harga Pertamax dan BBM non-subsidi Pertamina turun. Dipengaruhi anjloknya harga minyak mentah dunia.


Truk Berbahan Bakar Gas Alam Cair Pertama di Indonesia Sedang Diuji Coba

5 hari lalu

Truk Berbahan Bakar Gas Alam Cair Pertama di Indonesia Sedang Diuji Coba

Subholding Gas Pertamina, PT PGN bersama anak usaha PT Gagas Energi Indonesia sedang melakukan uji coba truk berbahan bakar gas alam cair (LNG).


Subholding Gas Pertamina Uji Coba Truk Pakai LNG

6 hari lalu

Subholding Gas Pertamina Uji Coba Truk Pakai LNG

Subholding Gas Pertamina, PGN, dan Gagas Energi Indonesia melakukan uji coba penggunaan LNG untuk truk pengangkut BBG.


Manfaatkan Nikel, Pertamina Kembangkan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

7 hari lalu

Manfaatkan Nikel, Pertamina Kembangkan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

PT Pertamina dilaporkan bakal mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia dengan memanfatkan cadangan nikel.


Dirut Pertamina: Transisi Energi Berlaku untuk Semua

7 hari lalu

Dirut Pertamina: Transisi Energi Berlaku untuk Semua

Dirut Pertamina Nicke Widyawati memastikan tidak akan ada yang ketinggalan dalam transisi energi, termasuk UMKM.


Terkini Bisnis: Sri Mulyani Bicara Utang Pembangunan Kampus, Pertamina Siap Penetrasi Kendaraan Listrik

8 hari lalu

Terkini Bisnis: Sri Mulyani Bicara Utang Pembangunan Kampus, Pertamina Siap Penetrasi Kendaraan Listrik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap nominal utang untuk pembangunan kampus.


Optimistis dengan Cadangan Nikel RI, Pertamina Siap Penetrasi Kendaraan Listrik

8 hari lalu

Optimistis dengan Cadangan Nikel RI, Pertamina Siap Penetrasi Kendaraan Listrik

Nicke Widyawati mengatakan Pertamina memiliki infrastruktur yang bisa dioptimalkan untuk penetrasi kendaraan listrik.


Sungai Ciliwung Ruas Kota Depok Dibersihkan, Sampah Plastik dan Tekstil Didaur Ulang

8 hari lalu

Sungai Ciliwung Ruas Kota Depok Dibersihkan, Sampah Plastik dan Tekstil Didaur Ulang

Sungai Ciliwung di ruas Kota Depok dibersihkan Pertamina Hulu Rokan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.