Laporkan Akun Twitter, Mahfud MD: Saya Ingin Beri Pendidikan ITE

Mahfud MD saat memberi materi diskusi di acara Indonesia Diaspora Network United di Melbroune, Australia, Rabu, 28 November 2018. Foto:Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengungkapkan alasannya melaporkan akun Twitter @KakekKampret_ ke Kepolisian Resor Klaten. Mahfud mengatakan dia ingin memberi pendidikan hukum terkait Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca: Difitnah Dapat dari Setoran, Mahfud MD Jelaskan Muasal Mobilnya

"Saya ingin memberikan pendidikan hukum ITE, bahwa siapa pun yang merasa dihina, dilanggar haknya melalui ITE bisa melapor di mana saja di Indonesia," kata Mahfud kepada Tempo, Jumat, 1 Maret 2019.

Mahfud melaporkan akun @KakekKampret_ dengan tuduhan penghinaan dan pencemaran nama baik. Persoalan bermula dari cuitan akun pseudonim itu yang menyinggung asal-usul mobil Mahfud.

Akun dengan 17,5 ribu pengikut itu mempertanyakan apakah mobil Mahfud merupakan pemberian pedagang besi di Karawang yang pernah menjadi calon bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Akun @KakekKampret_ bahkan mencuit sampai dua kali. Cuitan pertama pada Rabu lalu, 27 Februari, sedangkan cuitan kedua kemarin, Kamis, 28 Februari.

"Saudara mahfud @mohmahfudmd kenapa anda ga jawab pertanyaan kakek ini. Apa bener Toyota Camry B 1 MMD dari pengusan besi karawang, mantan ex cabub karawang dari PDIP..? saudar mahpud jawab lah," demikian bunyi cuitan kedua.

Simak juga: Mahfud MD Laporkan Akun Pseudonim @KakekKampret ke Polisi

Mahfud mengatakan, dia bisa saja melapor ke kantor polisi di Jakarta atau Sleman dekat kediamannya. Namun, dia mengaku melapor ke Polres Klaten agar masyarakat tahu bahwa kasus itu bisa diadukan ke kantor kepolisian mana pun. "Jangan diam kalau ada hal seperti itu. Laporkan ke Polres setempat, enggak usah berpikir ke Jakarta," ujarnya.






Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

1 hari lalu

Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

Mahfud MD memastikan pemerintah bakal mengusulkan revisi Undang-Undang Koperasi setelah heboh perkara penipuan KSP Indosurya


Mahfud MD Doakan Richard Eliezer Dapat Hukuman Ringan, tapi Ingatkan Tetap Sportif

1 hari lalu

Mahfud MD Doakan Richard Eliezer Dapat Hukuman Ringan, tapi Ingatkan Tetap Sportif

Mahfud mengingatkan bahwa majelis hakimlah yang akan memutus hukuman dan mengingatkan Richard Eliezer untuk bersikap sportif.


Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

1 hari lalu

Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

Mahfud minta antisipasi tinggi potensi kebakaran hutan dan bencana asap tahun ini demi gelaran KTT ASEAN.


Sahabat Hakim Wahyu Kecam Pihak yang Coba Ganggu Independensi Majelis Kasus Ferdy Sambo

2 hari lalu

Sahabat Hakim Wahyu Kecam Pihak yang Coba Ganggu Independensi Majelis Kasus Ferdy Sambo

Jayadi mengatakan banyak kabar di media sosial yang berusaha mendiskreditkan hakim Wahyu Iman Santoso selaku ketua majelis hakim kasus Ferdy Sambo.


Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

2 hari lalu

Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

Sebanyak 18 konsumen Meikarta digugat perdata oleh Meikarta usai menuntut haknya. Apa saja janji manis yang sempat ditawarkan Meikarta sebelumnya?


Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

2 hari lalu

Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

Kasus Meikarta ramai diperbincangkan publik usai pengembang apartemen itu, PT MSU, menggugat 18 konsumennya. Siapa konglomerat di belakang MSU?


Soal Gerakan Bawah Tanah Membebaskan Ferdy Sambo, Mahfud Md: Tunggu Vonis

2 hari lalu

Soal Gerakan Bawah Tanah Membebaskan Ferdy Sambo, Mahfud Md: Tunggu Vonis

Menurut Mahfud Md, ada yang bergerilya ingin Ferdy Sambo dibebaskan, ada pula yang ingin Sambo dihukum.


Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

2 hari lalu

Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

Tidak hanya menggugat konsumennya Rp 56,1 miliar, pengembang apartemen Meikarta PT MSU ternyata mengajukan sederet gugatan lainnya. Apa itu?


Soal Gerakan Bawah Tanah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Silakan Tanya Mahfud Md, Beliau Kan Mahatahu

4 hari lalu

Soal Gerakan Bawah Tanah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Silakan Tanya Mahfud Md, Beliau Kan Mahatahu

Arman Hanis tak mau menanggapi ucapan Mahfud Md yang menyebut ada gerakan bawah tanah untuk Ferdy Sambo.


Digugat Rp 56 Miliar, 18 Konsumen Meikarta Jalani Sidang Pencemaran Nama Baik Hari Ini

5 hari lalu

Digugat Rp 56 Miliar, 18 Konsumen Meikarta Jalani Sidang Pencemaran Nama Baik Hari Ini

Sejumlah 18 orang konsumen Meikarta menghadapi sidang perdana kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat hari ini.