Difitnah Dapat dari Setoran, Mahfud MD Jelaskan Muasal Mobilnya

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD usai mengunjungi Penyidik KPK Novel Baswedan di rumah sakit Jakarta Eyes Center di Menteng, Jakarta Pusat, 11 April 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menampik tuduhan dari pemilik akun twitter @KakekKampret_  ihwal mobil Toyota Camry miliknya lewat konferensi pers singkat di kantor Kepolisian Resor Klaten pada Jumat siang, 1 Maret 2019.

Baca juga: Mahfud MD: Karena Pemilu Orang Saling Mengkafirkan

"Saya beli mobil itu tahun 2013, tiga hari sebelum saya pensiun dari MK. Sebab, mobil dinas saya akan ditarik. Kok bisa mobil itu dikaitkan dengan Pilbup (Pemilihan Bupati) tahun 2015. Nggak ada kaitannya itu," kata Mahfud MD seusai melaporkan pemilik akun twitter @KakekKampret_  di Polres Klaten.

Pada 27 Februari 2019, akun twitter @KakekKampret_ bercuit dengan me-mention akun Mahfud MD. "Saudara Mahfud @mohmahfudmd apa bener mobil Camry punya anda plat B 1 MMD adalah setoran dari pengusaha besi kerawang ex cabup PDIP. Jika bener atas dasar apa pemberian itu. kakek sekedar bertanya (ditambah dua emoticon simbol tertawa). #17April2019GantiPresiden."

Menurut Mahfud, cuitan tersebut bukanlah pertanyaan tetapi hinaan atau penistaan. "Itu fitnah yang dirumuskan dalam bentuk pertanyaan. Misalnya saya tanya, eh kamu (berzina) dengan ibumu apa benar itu? Itu kan hinaan meskipun bertanya. Jadi tidak semua pertanyaan harus dianggap pertanyaan. Kalau ini jelas penistaan, penghinaan," kata Mahfud.

Di akun twitternya, Mahfud hanya memberikan "like" pada cuitan @KakekKampret_ dengan tujuan memberi tanda kepada si pemilik akun bahwa dirinya memperhatikan. "Maksud saya supaya dia meralat, tapi malah ditambahin lagi. Kemarin malam sekitar pukul 19.00 muncul lagi pertanyaan itu. Saudara Mahfud kok tidak dijawab, apa benar mobil itu setoran? Itu kan kurang ajar," kata Mahfud.

Mahfud menambahkan, dirinya sudah biasa dikritik bahkan hampir tiap hari. "Tapi kalau seperti ini harga diri saya perjuangkan. Saya perjuangkan anti-korupsi ndak nenerima setoran. Dia (pemilik akun @KakekKampret_) harus menjelaskan," kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu.

Ihwal alasan kenapa Mahfud yang berdomisili di Kabupaten Sleman, DIY, musti melapor ke Polres Klaten ialah untuk memberi pelajaran kepada masyarakat bahwa locus delicti atau tempat berlakunya hukum pidana dari Undang Undang Informasi dan Transaksi (ITE) itu di seluruh Indonesia. "Locus delicti-nya itu dunia maya, sudah nggak tahu kita. Anda bisa saja lapor ke kepolisian di pelosok Papua. Polisi sudah punya alat untuk tahu dia (pelaku hoax) di mana, asalnya dari mana, dan sebagainya," kata Mahfud.

Kepala Polres Klaten Ajun Komisaris Besar Aries Andhi mengatakan akan meminta bantuan Cyber Crime Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Markas Besar Kepolisian RI untuk memburu pemilik akun @KakekKampret_. "Sesuai laporan dari Pak Mahfud MD, ini masuk kategori fitnah melalui media sosial seperti diatur dalam UU ITE pasal 53," kata Aries.

DINDA LEO LISTY (Klaten)






Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

21 jam lalu

Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

Musra relawan Jokowi di Yogyakarta diikuti berbagai kelompok yang mendukung tokohnya masing-masing.


Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

2 hari lalu

Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

Mahfud MD memastikan pemerintah bakal mengusulkan revisi Undang-Undang Koperasi setelah heboh perkara penipuan KSP Indosurya


Mahfud MD Doakan Richard Eliezer Dapat Hukuman Ringan, tapi Ingatkan Tetap Sportif

3 hari lalu

Mahfud MD Doakan Richard Eliezer Dapat Hukuman Ringan, tapi Ingatkan Tetap Sportif

Mahfud mengingatkan bahwa majelis hakimlah yang akan memutus hukuman dan mengingatkan Richard Eliezer untuk bersikap sportif.


Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

3 hari lalu

Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

Mahfud minta antisipasi tinggi potensi kebakaran hutan dan bencana asap tahun ini demi gelaran KTT ASEAN.


Sahabat Hakim Wahyu Kecam Pihak yang Coba Ganggu Independensi Majelis Kasus Ferdy Sambo

3 hari lalu

Sahabat Hakim Wahyu Kecam Pihak yang Coba Ganggu Independensi Majelis Kasus Ferdy Sambo

Jayadi mengatakan banyak kabar di media sosial yang berusaha mendiskreditkan hakim Wahyu Iman Santoso selaku ketua majelis hakim kasus Ferdy Sambo.


Soal Gerakan Bawah Tanah Membebaskan Ferdy Sambo, Mahfud Md: Tunggu Vonis

4 hari lalu

Soal Gerakan Bawah Tanah Membebaskan Ferdy Sambo, Mahfud Md: Tunggu Vonis

Menurut Mahfud Md, ada yang bergerilya ingin Ferdy Sambo dibebaskan, ada pula yang ingin Sambo dihukum.


Soal Gerakan Bawah Tanah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Silakan Tanya Mahfud Md, Beliau Kan Mahatahu

5 hari lalu

Soal Gerakan Bawah Tanah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Silakan Tanya Mahfud Md, Beliau Kan Mahatahu

Arman Hanis tak mau menanggapi ucapan Mahfud Md yang menyebut ada gerakan bawah tanah untuk Ferdy Sambo.


Kompolnas Tengarai Ada Manuver Bebaskan Ferdy Sambo, Kuasa Hukum: Buktikan Saja

6 hari lalu

Kompolnas Tengarai Ada Manuver Bebaskan Ferdy Sambo, Kuasa Hukum: Buktikan Saja

Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, menanggapi Kompolnas ihwal ada manuver bebaskan kliennya dari jerat hukum.


Kompolnas Peringatkan Ferdy Sambo Masih Punya Loyalis yang Punya Utang Budi

7 hari lalu

Kompolnas Peringatkan Ferdy Sambo Masih Punya Loyalis yang Punya Utang Budi

Menurut Ketua Kompolnas Benny Mamoto, Ferdy Sambo masih punya jaringan dan loyalis, yaitu pihak yang pernah merasa dibantu.


Mahfud Sebut Dakwah yang Lentur dan Dekat dengan Budaya Lokal Jadi Kunci NU Bertahan 100 Tahun

7 hari lalu

Mahfud Sebut Dakwah yang Lentur dan Dekat dengan Budaya Lokal Jadi Kunci NU Bertahan 100 Tahun

Mahfud MD mengatakan dakwah yang lentur dan mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat menjadi kunci bagi Nahdlatul Ulama (NU)