JK Minta Kiai NU Ajarkan Para Santri Kurangi Pemakaian Plastik

Suasana rapat pleno dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Banjar, Jawa Barat, 27 Februari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK meminta para kiai dan pengurus pondok pesantren mengajarkan para santrinya untuk mengurangi penggunaan plastik. Alasannya Indonesia menjadi negara dengan jumlah sampah plastik yang paling banyak kedua setelah Cina.

Berita terkait: JK Minta Masjid Tak Dijadikan Tempat Kampanye

JK mengapresiasi Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama yang membahas tentang hukum membuang sampah plastik dan masukannya kepada pemerintah. Sebabnya ia berharap sikap NU terkait sampah plastik ini bisa disebarkan ke seluruh santrinya

"Maka tentu pak kiai ajarkan juga di pesantren hal-hal tersebut," kata JK saat menutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat, 1 Maret 2019.

JK mencontohkan para kiai bisa mengajarkan para santri untuk tidak membeli air dalam kemasan plastik jika ingin minum. "Lain kali pakai gelas yang bisa dicuci dan dipakai lagi. Cuma itu yang bisa menghindari," ucapnya.

Mustasyar PBNU ini menjelaskan jika sampah plastik sangat sulit untuk terurai secara alami. Sampah jenis ini bisa bertahan hingga 100 dan tak akan hancur.

"Berbeda dengan kertas, berbeda dengan sisa makanan atau buah-buahan yang dalam waktu beberapa hari akan masuk ke tanah dan menjadi bagian dari tanah itu sendiri," ucap dia.

JK bercerita jika awal mula masalah sampah plastik ini muncul dari kebiasaan masyarakat di Barat yang malas dan ingin serba praktis. Ia mencontohkan masyarakat di sana malas untuk mencuci piring dan botol sehingga memilih menggunakan wadah sekali pakai yang terbuat dari plastik.

"Dulu habis minum dicuci itu gelas, botol, supaya bisa dipakai lagi. Sekarang begitu habis minum Aqua langsung dibuang. Itu semua yang menyebabkan semua ini. Sumbernya kemalasan untuk mencuci," ucap JK.

AHMAD FAIZ (Banjar)






Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

1 hari lalu

Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

Sebelumnya, Prabowo bersilaturahmi dengan 9 kiai NU di Asrama Perguruan Tinggi Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang.


Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

8 hari lalu

Niu buka Dealer Motor Listrik dari Plastk Daur Ulang di Bali

Dealer motor listrik Niu mendukung KTT G20 yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan, sekaligus sejalan dengan visi Niu Mobility yang zero emisi.


Beredar Foto Surya Paloh, Syaikhu, JK Bersama Anies Baswedan dan AHY

8 hari lalu

Beredar Foto Surya Paloh, Syaikhu, JK Bersama Anies Baswedan dan AHY

Anies Baswedan menyatakan siap maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024.


Anies Baswedan Diskusi dengan Jenggala Center, Pakar: Matangkan Langkah Pilpres 2024

9 hari lalu

Anies Baswedan Diskusi dengan Jenggala Center, Pakar: Matangkan Langkah Pilpres 2024

Pengamat politik menilai JK bakal mendahulukan Anies Baswedan untuk dipersiapkan menjadi calon presiden. meski Partai Golkar mengusung Airlangga.


Anies Baswedan dan Yayasan Jusuf Kalla Gelar Diskusi Tertutup soal Pilpres 2024

9 hari lalu

Anies Baswedan dan Yayasan Jusuf Kalla Gelar Diskusi Tertutup soal Pilpres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar diskusi tertutup membahas situasi politik jelang Pemilu 2024 bersama Jenggala Center, eks tim Jokowi-JK


Profil Ning Imaz, Putri Pengelola Ponpes Lirboyo yang Dihina Eko Kuntadhi

10 hari lalu

Profil Ning Imaz, Putri Pengelola Ponpes Lirboyo yang Dihina Eko Kuntadhi

Siapakah sosok Ning Imaz yang dihina pegiat media sosial Eko Kuntadhi?


Ditarik, Laporan yang Sebut Sampah Plastik Tanggung Jawab 5 Negara Asia Termasuk Indonesia

11 hari lalu

Ditarik, Laporan yang Sebut Sampah Plastik Tanggung Jawab 5 Negara Asia Termasuk Indonesia

Insinerator dan pembakaran sampah plastik untuk energi dianggap solusi yang keliru.


Jejak Gus Dur: Keturunan Tionghoa, Reformasi NU, Bentuk PKB, Dilengserkan sebagai Presiden, Bapak Toleransi

19 hari lalu

Jejak Gus Dur: Keturunan Tionghoa, Reformasi NU, Bentuk PKB, Dilengserkan sebagai Presiden, Bapak Toleransi

Gus Dur atau Abdurrahman Wahid memberikan warna bagi sejarah Indonesia. Tokoh NU menjadi Presiden RI yang dimakzulkan lewat Sidang Istimewa MPR.


Enam Aliran Pencak Silat di Indonesia

20 hari lalu

Enam Aliran Pencak Silat di Indonesia

Perisai Diri berdiri di Surabaya. Semula, pencak silat ini hanya diajarkan di Perguruan Taman Siswa atas keinginan Ki Hajar Dewantoro.


Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

27 hari lalu

Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

Dialog lintas agama ini dilakukan Muhammadiyah dan Ashoka Indonesia karena dampak perubahan iklim dan bencana tidak memandang agama