Kampanye Prabowo Ricuh, Bawaslu Yogya Klaim Sudah Antisipasi

Calon presiden Prabowo Subianto seusai dialog dengan tenaga kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 28 Februari 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

TEMPO.CO, Yogyakarta - Kepolisian maupun Bawaslu Yogyakarta dianggap kurang mengantisipasi terkait adanya keributan kunjungan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di acara bersama ribuan purnawirawan TNI/Polri di Yogyakarta pada Rabu, 17 Februari 2019. Namun, Bawaslu Yogyakarta mengaku telah melakukan tindakan antisipasi.

Baca: Kampanye Prabowo Ricuh, Polisi-Bawaslu Dinilai Kurang Antisipasi

“Kalau ada tudingan Bawaslu dan kepolisian tidak mengantisipasi kericuhan itu jelas tidak benar,” ujar Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri Rahayu Werdiningsih, kepada Tempo, Kamis, 28 Februari 2019.

Sri menegaskan pihaknya punya bukti upaya antisipasi telah dilakukan. Bukti itu dalam bentuk foto bergambar petugas Bawaslu dan kepolisian yang sedang menyisir dan menurunkan spanduk bergambar Jokowi-Maruf yang dipasang di area dekat acara Prabowo.

“Beberapa waktu sebelum Prabowo datang, dan sebelum acara berlangsung, jajaran pengawas kami bersama kepolisian sudah melakukan pencegahan,” ujar Sri.

Keributan itu melibatkan para simpatisan Prabowo dan Jokowi di luar lokasi acara yang dipusatkan di Gedung Grand Pacific Jalan Magelang Yogyakarta. Pemicunya diduga karena ada aksi pembentangan spanduk bergambar Jokowi-Maruf Amin oleh dua orang di dekat acara Prabowo. Tindakan itu memicu amarah massa yang saat itu hendak menghadiri acara Prabowo.

Sri menuturkan dari laporan yang diterimanya, kericuhan itu dipicu setelah ada dua orang yang mencoba memprovokasi dengan membentangkan spanduk bergambar Jokowi-Maruf Amin. “Saat itu juga sebenarnya langsung dikejar kepolisian, tapi tidak tertangkap,” ujar Sri.

Baca: Bertemu Komunitas Kesehatan, Prabowo Cerita Cinta kepada Perawat

Dia pun membantah adanya kabar yang menyebut saat Prabowo pidato ada sejumlah massa menerobos masuk ke dalam gedung. Di antaranya massa pendukung Jokowi. “Itu tidak sesuai fakta di lapangan, yang benar ada dua orang membentangkan spanduk (Jokowi) bernada provokatif di depan gang luar acara berlangsung,” kata Sri.






Soal Capres-Cawapres, Gerindra: Pak Muhaimin Paling Kuat Jadi Pendamping Prabowo

33 menit lalu

Soal Capres-Cawapres, Gerindra: Pak Muhaimin Paling Kuat Jadi Pendamping Prabowo

Muzani mengamini jika kandidat unggulan capres cawapres di koalisi KIR adalah Prabowo dan Muhaimin Iskandar.


Raker Pemilu 2024, KPU dan DPR Bahas Soal Penambahan Dapil dan Kursi Anggota Parlemen

1 jam lalu

Raker Pemilu 2024, KPU dan DPR Bahas Soal Penambahan Dapil dan Kursi Anggota Parlemen

KPU dan Komisi II DPR membahas soal penambahan dapil dan kursi anggota parlemen untuk Pemilu 2024.


Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

2 jam lalu

Demi Presidential Threshold 20 Persen, 3 Koalisi Partai Politik Panaskan Mesin Pemilu 2024

Menjelang Pemilu 2024, telah terbentuk sementara ini 3 poros koalisi partai politik untuk memenuhi presidential threshold 20 persen, Siapa saja?


Cak Imin Ajak Golkar Gabung Koalisi KIR, Prabowo: Kami Terbuka untuk Semua Partai

2 jam lalu

Cak Imin Ajak Golkar Gabung Koalisi KIR, Prabowo: Kami Terbuka untuk Semua Partai

Prabowo Subianto menanggapi pernyataan mitra koalisinya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang hendak mengajak Partai Golkar bergabung ke KIR


Jokowi Puji Prabowo, Gerindra Anggap Sebagai Sinyal Dukungan

3 jam lalu

Jokowi Puji Prabowo, Gerindra Anggap Sebagai Sinyal Dukungan

Ahmad Muzani mengatakan pujian Presiden Jokowi kepada Ketua Umum Prabowo Subianto merupakan sinyal dukungan


Prabowo Soal Cawapres: Masih Lama, Saya Pun Belum Tahu

4 jam lalu

Prabowo Soal Cawapres: Masih Lama, Saya Pun Belum Tahu

Prabowo mengatakan waktu pendaftaran untuk Pilpres 2024 masih lama. Toh, dia juga belum tahu akan berpasangan dengan siapa.


Ada Tiga Kursi Kosong di Acara HUT Gerindra, Prabowo Ungkap Alasannya

6 jam lalu

Ada Tiga Kursi Kosong di Acara HUT Gerindra, Prabowo Ungkap Alasannya

Ada tiga kursi yang dibiarkan kosong dalam perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra hari ini. Prabowo pun menjelaskan kenapa hal itu dilakukan.


Puji Prabowo di HUT Gerindra, Jokowi: Potensi jadi Partai Teratas dan Punya Elektabilitas Tinggi

7 jam lalu

Puji Prabowo di HUT Gerindra, Jokowi: Potensi jadi Partai Teratas dan Punya Elektabilitas Tinggi

Jika kerja-kerja partai Gerindra terus didongkrak, kata Jokowi, maka partai besutan Prabowo Subianto ini berpotensi jadi partai paling atas.


Ratusan Bendera Gerindra Dicopot Satpol PP Depok di HUT ke-15 Partai Besutan Prabowo

7 jam lalu

Ratusan Bendera Gerindra Dicopot Satpol PP Depok di HUT ke-15 Partai Besutan Prabowo

Ketua Panitia HUT ke-15 Partai Gerindra Kota Depok Edi Masturo minta Pemkot Depok tidak tebang pilih.


Muhaimin Iskandar Ingin Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra

7 jam lalu

Muhaimin Iskandar Ingin Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan akan mengunjungi Partai Golkar. Dia ingin ajak Golkar masuk koalisi PKB - Gerindra.