KPK Akan Periksa Anggota DPR Sukiman dalam Kasus Taufik Kurniawan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri) mendatangi gedung KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan, Jumat, 2 November 2018. KPK menduga duit tersebut berasal dari anggaran yang telah disiapkan Yahya guna mengurus DAK untuk Kebumen. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri) mendatangi gedung KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan, Jumat, 2 November 2018. KPK menduga duit tersebut berasal dari anggaran yang telah disiapkan Yahya guna mengurus DAK untuk Kebumen. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK akan memeriksa anggota DPR Sukiman dalam kasus suap yang menjerat Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menjadi tersangka. Sukiman akan diperiksa sebagai saksi. "Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TK," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa, 26 Februari 2019.

    Baca juga: Taufik Kurniawan yang Tak Kunjung Diganti dari Wakil Ketua DPR

    Sukiman adalah anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional. Dia duduk di komisi keuangan DPR. Sukiman saat ini berstatus tersangka dalam kasus suap dana perimbangan daerah untuk Kabupaten Pegunungan Arfak.

    KPK menyangka Sukiman menerima suap Rp 2,65 miliar dan USD 22 ribu dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Arfak, Natan Pasomba. Uang diduga terkait dengan pengurusan dana perimbangan pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak. KPK belum menahan Sukiman hingga sekarang.

    Sementara itu, KPK menyangka sejawatnya Taufik Kurniawan menerima Rp 3,65 miliar dari Bupati Kebumen nonaktif, Mohammad Yahya Fuad. Suap diberikan agar Taufik membantu Kabupaten Kebumen mendapatkan DAK fisik pada APBN-P 2016.

    Baca juga: KPK Sita 8 Dokumen dari Sekjen DPR Terkait Kasus Taufik Kurniawan

    Taufik telah membantah menerima suap tersebut. Lewat pengacaranya, Arifin Harahap, Taufik mengatakan tak pernah menerima duit. "Klien kami tidak pernah menyuruh seseorang apalagi menerima uang tersebut," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.