Mendagri Sebut Kepala Daerah Tak Dilarang Kampanye Dukung Capres

Reporter

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 25 Januari 2019. Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin saat bersaksi dalam sidang mengatakan Tjahjo Kumolo pernah meminta tolong kepadanya untuk membantu pengurusan perizinan Meikarta. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan kepala daerah diperbolehkan berkampanye dan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam pemilihan presiden 2019. Menurut Mendagri, hal itu sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Baca juga: Perludem: Kepala Daerah Boleh Dukung Calon Presiden, Asal...

"Seluruh kepala daerah punya hak politik, berhak untuk kampanye karena mereka adalah wakil, didukung, dipilih, diajukan satu parpol atau gabungan parpol," ujar Tjahjo di Hotel Sultan, Jakarta, Senin, 25 Februari 2019.

Tjahjo mengatakan kepala daerah dapat berkampanye asal tetap berpegang pada aturan yang sudah ada. Yakni seperti cuti ketika kampanye dilaksanakan di hari kerja serta tidak menggunakan fasilitas dan uang anggaran pemerintah daerah.

Meski kepala daerah memiliki jabatan melekat, menurut Tjahjo, hal itu tak perlu dipermasalahkan. Sebab, kata dia, kepala daerah memang diperbolehkan untuk menyatakan dukungan ke salah satu pasangan calon. "Saya kampanye juga sama sebagai Mendagri, melekat juga. Yang penting sesuai aturan," katanya.

Baca: Perludem: Dukungan Kepala Daerah Bisa Dulang Suara dan Stigma

Tjahjo kembali menegaskan soal aturan kampanye oleh kepala daerah, setelah muncul polemik terkait deklarasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan 31 kepala daerah lain yang mendukung calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah memutuskan Ganjar dan 31 kepala daerah melanggar aturan terkait deklarasi dukungan kepada Jokowi - Ma'ruf beberapa waktu lalu. Bawaslu menyebut mereka melanggar aturan netralitas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015.

Menurut Tjahjo, Ganjar Pranowo tak melanggar aturan terkait deklarasi tersebut. Sebab, kata dia, dalam deklarasi itu Ganjar dan 31 kepala daerah lain sudah mengikuti aturan yang ada. "Yang penting aturan yang ada sudah dilalui," ucapnya.

Baca juga: Ganjar: Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi Tak Langgar Aturan

Tjahjo mengatakan panitia pengawas pemilu Jawa Tengah sebelumnya menyatakan deklarasi Ganjar dan kepala daerah lain sudah sesuai aturan. Namun, kata dia, yang terjadi saat ini adalah pelanggaran terkait etika kepala daerah. "Saya kira kalau sudah bicara etika kan repot, semua kepala daerah juga begitu," ucapnya.






Hadiri Peringatan Satu Abad NU, Prabowo Dikerubuti Nahdliyyin dan Diteriaki Presiden

54 menit lalu

Hadiri Peringatan Satu Abad NU, Prabowo Dikerubuti Nahdliyyin dan Diteriaki Presiden

Prabowo Subianto menghadiri perayaan satu abad Nahdlatul Ulama pada Selasa 7 Februari 2023. Terdapat suatu momen dimana Prabowo dikerubuti Nahdliyyin


Immanuel Ebenezer Sebut Relawan Ganjar Pranowo Mania Resmi Bubar

1 jam lalu

Immanuel Ebenezer Sebut Relawan Ganjar Pranowo Mania Resmi Bubar

Immanuel Ebenezer menyatakan relawan Ganjar Pranowo Mania yang digawanginya resmi membubarkan diri.


Begini Cara Lindungi Hewan Ternak dari Infeksi LSD, Virus Penyakit Kulit yang Cepat Menyebar

6 jam lalu

Begini Cara Lindungi Hewan Ternak dari Infeksi LSD, Virus Penyakit Kulit yang Cepat Menyebar

Sejumlah 822 ekor sapi terkonfirmasi infeksi virus Lumpy Skin Disease (LSD), Apakah itu dan berbahayakah bagi manusia?


Soal Capres-Cawapres, Gerindra: Pak Muhaimin Paling Kuat Jadi Pendamping Prabowo

22 jam lalu

Soal Capres-Cawapres, Gerindra: Pak Muhaimin Paling Kuat Jadi Pendamping Prabowo

Muzani mengamini jika kandidat unggulan capres cawapres di koalisi KIR adalah Prabowo dan Muhaimin Iskandar.


PAN Beberkan Kriteria Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

2 hari lalu

PAN Beberkan Kriteria Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu, kata Viva Yoga, adalah orang yang punya integritas dan nasionalisme.


Panitia Musyawarah Rakyat di Semarang Menyayangkan Ganjar Pranowo Tak Hadir

2 hari lalu

Panitia Musyawarah Rakyat di Semarang Menyayangkan Ganjar Pranowo Tak Hadir

Namun Ketua Panitia Musyawarah Rakyat memaklumi bila ketidakhadiran Ganjar Pranowo itu karena alasan politik.


Soal Capres dan Cawapres KIR, PKB: Diumumkan Sebelum Ramadan

3 hari lalu

Soal Capres dan Cawapres KIR, PKB: Diumumkan Sebelum Ramadan

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebutkan capres dan cawapres yang diusung Koalisi Indonesia Raya (KIR) rencananya akan diumumkan sebelum Ramadan.


Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, hingga Jokowi Bersaing dalam Musra

3 hari lalu

Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, hingga Jokowi Bersaing dalam Musra

Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto bersaing ketat dalam 16 Musra yang telah digelar. Keduanya disebut sama-sama menang di 4 provinsi.


Ganjar Pranowo Bakal Buka Musyawarah Rakyat di Semarang Besok

3 hari lalu

Ganjar Pranowo Bakal Buka Musyawarah Rakyat di Semarang Besok

Musra Indonesia di Semarang akan dibuka Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ini adalah ajang menjaring calon presiden dan cawapres di Pemilu 2024.


Langkah Politik Suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi dari Gerindra ke PSI, Ini Profilnya

4 hari lalu

Langkah Politik Suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi dari Gerindra ke PSI, Ini Profilnya

PSI mengumumkan suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi berkontribusi dalam Pemilu 2024 sebagai Dewan Pengarah Pemenangan Pemilu 2024. Ini langkah politiknya