LSI Denny JA: Golkar Bisa Salip Gerindra, Asal ada Bensin

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, saat menghadiri pembekalan caleg DPR RI Partai Golkar di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 19 Desember 2018. TEMPO/Ryan Dwiky Anggriawan

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi LSI Denny JA menunjukkan elektabilitas Partai Golkar terus menempel ketat Partai Gerindra. Saat ini, tingkat keterpilihan partai berlambang pohon beringin itu adalah 11,3 persen. Sementara Gerindra 14,6 Persen. Sedangkan posisi teratas adalah PDIP dengan angka 23,7 persen. 

Baca: Sekjen PDIP Tantang Golkar Kalahkan Gerindra di Pemilu Legislatif

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, mengatakan, Golkar masih memiliki peluang untuk mengimbangi Gerindra walaupun tipis. "Karena efek ekor jas langsung atas capres memang paling dirasakan PDIP dengan Jokowi. Gerindra dengan Prabowo," kata  Rully di kantor LSI, Jakarta Timur pada Rabu, 20 Februari 2019.

Rully mengatakan, peluang Golkar mengimbangi Gerindra masih terbuka karena jaringan partai ini di bawah dinilai lebih kuat dibandingkan partai pimpinan Prabowo Subianto. "Nah, sekarang tergantung mesinnya punya bensin atau tidak. Baik dari segi finansial maupun figur yang memiliki persona," kata dia.

Sebelumnya, Partai Golkar menargetkan bisa meraih 110 persen kursi parlemen atau setara dengan 18 persen suara nasional dalam pemilihan umum 2019. "Target Golkar menang di pemilu legislatif 2019, 110 persen kursi parlemen atau 18 persen suara nasional," ujar Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto saat ditemui dalam acara workshop nasional anggota FPG DPRD se-Indonesia di Hotel Redtop, Jakarta pada Jumat, 20 Juli 2018.

Simak juga: Ketua Umum Golkar Sebut Gaya Ofensif Jokowi Terukur

Menurut Ketua Umum Golkar Airlangga, angka tersebut adalah target optimistis. Terlebih, melihat hasil pemilihan kepala daerah serentak yang menunjukkan hasil, Golkar menang di 9 provinsi dan 80 kabupaten/kota.






PPP soal Bergabungnya Sandiaga: Doakan Saja

45 menit lalu

PPP soal Bergabungnya Sandiaga: Doakan Saja

Sandiga juga meminta agar tidak ada lagi pertanyaan yang menyebut dirinya bakal pindah ke PPP.


Sekber Gerindra dan PKB Bakal Dibentuk hingga Tingkat Kabupaten dan Kota

1 jam lalu

Sekber Gerindra dan PKB Bakal Dibentuk hingga Tingkat Kabupaten dan Kota

Muzani membantah saat ini Gerindra - PKB juga sedang tahap menjajaki kemungkinan memperbesar koalisi dengan Partai Nasdem.


PAN Beberkan Kriteria Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

8 jam lalu

PAN Beberkan Kriteria Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu

Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Bersatu, kata Viva Yoga, adalah orang yang punya integritas dan nasionalisme.


Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

1 hari lalu

Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

Puncak perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra di Kota Depok diselenggarakan di Sawangan pada Sabtu pekan depan


Soal Capres dan Cawapres KIR, PKB: Diumumkan Sebelum Ramadan

1 hari lalu

Soal Capres dan Cawapres KIR, PKB: Diumumkan Sebelum Ramadan

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebutkan capres dan cawapres yang diusung Koalisi Indonesia Raya (KIR) rencananya akan diumumkan sebelum Ramadan.


PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

2 hari lalu

PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

PDIP menilai sistem proporsional terbuka menyebabkan anggota dewan dipilih hanya karena popularisme dan nepotisme.


Langkah Politik Suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi dari Gerindra ke PSI, Ini Profilnya

2 hari lalu

Langkah Politik Suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi dari Gerindra ke PSI, Ini Profilnya

PSI mengumumkan suami Yenny Wahid, Dhohir Farisi berkontribusi dalam Pemilu 2024 sebagai Dewan Pengarah Pemenangan Pemilu 2024. Ini langkah politiknya


Bergabung ke Golkar, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Berambisi Jadi Capres atau Cawapres

2 hari lalu

Bergabung ke Golkar, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Berambisi Jadi Capres atau Cawapres

Ridwan Kamil menegaskan tidak berambisi menjadi capres maupun cawapres pada Pilpres 2024.


Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

2 hari lalu

Jokowi Tak Mau Komentari Pertemuan NasDem dan Golkar: Itu Urusan Partai

Jokowi menyatakan tak mau ikut campur soal pertemuan Surya Paloh dengan Airlangga Hartarto kemarin.


Gerindra Berharap Koalisi Besar, PDIP Terbuka untuk Reuni

3 hari lalu

Gerindra Berharap Koalisi Besar, PDIP Terbuka untuk Reuni

PDIP membalas harapan Gerindra memiliki koalisi besar dengan membuka pintu.