Irwandi Yusuf Disebut Kirim Uang Rp 25 Juta untuk Steffy Burase

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018 dan kasus penerimaan gratifikasi pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Sabang, Irwandi Yusuf, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 17 Desember 2018. Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU). TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa kasus suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018 dan kasus penerimaan gratifikasi pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Sabang, Irwandi Yusuf, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 17 Desember 2018. Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf disebut pernah menyuruh mantan pejabat di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Aceh, Fajri untuk mengirim uang makan kepada staf khusus Aceh Marathon Steffy Burase saat berada di Jepang.

    Baca juga: Irwandi Yusuf Didakwa Terima Suap Rp 1,05 Miliar

    "Waktu itu pak gubernur telepon saya untuk bantu kirim uang makan ke Steffy Burase," ujar Fajri saat menjadi saksi dalam lanjutan persidangan Irwandi Yusuf, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Senin 7 Januari 2018.

    Fajri mengatakan bantuan yang dimaksud Irwandi Yusuf berkaitan dengan permintaan Steffy Burase sebelumnya
    yang meminta uang makan Rp 25 juta. Saat itu kata dia Steffy sedang berada di Jepang.

    Fajri menyebutkan setelah ada arahan dari Irwandi Yusuf, dia pun mentranfer uang Rp 25 juta ke Steffy. "Karena ada perintah untuk dibantu oleh pak Gubernur dan saya juga kasihan karena tidak ada uang makan, jadi saya kirim," ujarnya.

    Baca juga: Nikah Siri, Alasan Steffy Burase Akses Orang Dekat Irwandi Yusuf

    Fajri mengatakan, sebelumnya dia juga pernah mengirim uang senilai Rp 10 juta ke rekening perusahaan milik Steffy Burase yaitu PT Erol Perkasa Mandiri. Kata dia pengiruman uang tersebut berdasarkan perintah oleh Shaiful Bahri orang kepercayaan Irwandi Yusuf.

    "Katanya untuk pinjaman, jadi saya kirimkan ke PT Erol," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.