Tahun Baru, Pengungsi Tsunami Selat Sunda Pilih Tidur di Posko

Reporter

Suasana Tahun Baru 2019 di Posko Penanggulangan Bencana Alam Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kampung Palumpang, Desa Rancaterep, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 1 Januari 2019. TEMPO/M Rosseno Aji

TEMPO.CO, Banten - Pesta kembang api pergantian Tahun Baru 2019 digelar meriah di sejumlah tempat di Tanah Air. Di sudut Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, tepatnya di posko pengungsian korban tsunami Selat Sunda, lapangan futsal, mayoritas pengungsi memilih tidur.

Baca: Begini Remaja Banten Kenang Perayaan Tahun Baru Sebelum Tsunami

Suryana, 26 tahun, salah satu pengungsi, hanya bisa mengenang apa yang dilakukannya bersama keluarga saat melewatkan Tahun Baru 2018. Suasananya kontras dengan apa yang dia alami saat ini.

Tahun lalu, ia bersama istri dan anaknya menyusuri Pantai Pelelangan Ikan di Pandeglang, Banten, makan bersama di sana sambil menikmati pesta kembang api. "Kami beli terompet, kembang api, kami rayakan di pinggir pantai," kata dia di pengungsian, Senin malam, 31 Desember 2018.

Hal serupa dialami Deri Purnama. Remaja 16 tahun ini menuturkan, biasanya pada pergantian tahun, dia bersama teman-teman sebayanya menggelar acara bakar ikan di tepi pantai. Kali ini, ia memilih tidur bersama pengungsi yang lain. "Mau tidur aja lah saya," kata dia.

Baca: Harapan Pengungsi Tsunami Banten Memasuki Tahun Baru 2019

Sebagian besar pengungsi pengungsi di Posko Penanggulangan Bencana Alam Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kampung Palumpang, Desa Rancaterep, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, juga memilih tidur. Pasca-tsunami, ribuan orang yang menjadi korban menempati dua lapangan futsal yang dijadikan posko oleh Kementerian Sosial.

Semula, relawan menyiapkan acara doa bersama dilanjutkan nonton bareng untuk menyambut pergantian tahun. Namun, rencana itu batalkan karena hujan disertai angin kencang tidak henti mengguyur kawasan Labuan sejak sore hari.

Relawan Layanan Dukungan Psikososial, Taruna Siaga Bencana, Twi Adi mengatakan seharusnya acara doa bersama dimulai pukul 20.45 hingga 21.30. Selanjutnya, acara nonton bareng film Laskar Pelangi pukul 22.00 untuk anak-anak. Namun, hujan deras disertai angin tidak memungkinkan untuk memutar film. "Kami batalin karena hujan," ujarnya.

Suasana Tahun Baru 2019 di Posko Penanggulangan Bencana Alam Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kampung Palumpang, Desa Rancaterep, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 1 Januari 2019. TEMPO/M Rosseno Aji

Ibu-ibu dan anak-anak yang semula bersiap nonton bareng, akhirnya memilih tidur sebelum pergantian tahun. Sekitar sejam sebelum masuk Tahun Baru 2019, mereka telah terlelap dalam balutan selimut. Mereka bergerumul di sisi pinggir lapangan dekat jaring yang ditutupi terpal atau kain guna menghalangi angin.

Sementara itu, bapak-bapak dan remaja duduk di lorong yang memisahkan dua lapangan futsal. Bau minyak kelapa sesekali berhembus ditiup angin.

Tiga puluh menit sebelum tutup tahun 2018, hujan sempat reda. Namun, kondisi ini tak berlangsung lama. Hujan kembali turun. Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan menghadirkan suara berisik menandai pergantian Tahun 2019 di pengungsian itu.






Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

2 hari lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

5 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

8 hari lalu

Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

Bukittinggi juga kembali bergetar. Terjadi empat kali gempa sepanjang Hari Minggu, sebelum gempa terkini di Mamuju.


Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

10 hari lalu

Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami, kendati daerah pantai Kabupaten Aceh Barat rawan bencana tsunami.


BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

10 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.


BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

10 hari lalu

BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,6.


Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

13 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Sumber gempa berada di laut pada jarak 178 kilometer barat daya Maluku Tenggara pada kedalaman 83 kilometer.


UNESCO Verifikasi Kesiapan Masyarakat Siaga Tsunami di Desa Pangandaran

13 hari lalu

UNESCO Verifikasi Kesiapan Masyarakat Siaga Tsunami di Desa Pangandaran

Verifikasi itu terkait permohonan Desa Pangandaran ke UNESCO-IOC untuk menjadi Masyarakat Siaga Tsunami berkelas internasional.


Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

14 hari lalu

Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

Gempa tektonik menggoyang wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya di Jawa Barat dan Banten, Selasa sore, 20 September 2022.


Gelombang Diprediksi 3 Meter, Ancaman Tsunami Berlalu Setelah Gempa Meksiko

14 hari lalu

Gelombang Diprediksi 3 Meter, Ancaman Tsunami Berlalu Setelah Gempa Meksiko

Peringatan tsunami awalnya dikeluarkan segera setelah gempa tetapi sejak itu direvisi.