Kemendagri Beri Rp 50 Juta ke Desa Terdampak Tsunami Selat Sunda

Mendagri Tjahjo Kumolo bersama pasangan Gubernur dan Wagub Kalimantan Timur serta Sumatera Selatan menjawab pertanyaan wartawan sebelum memasuki gedung KPK, Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018. Koordinasi bersama pimpinan KPK tersebut digelar agar gubernur dan wagub yang baru dilantik itu mendapatkan pengarahan dari KPK untuk melaksanakan pencegahan dan pemberantasan korupsi, khususnya di daerah yang mereka pimpin. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Banten - Kementerian Dalam Negeri akan mengucurkan anggaran Rp 50 juta untuk setiap desa yang terkena dampak tsunami Selat Sunda. "Kami siapkan dana awal operasional untuk setiap desa Rp 50 juta agar pemerintahan bisa berjalan normal," ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat ditemui di Kantor Gubernur Banten, Jumat, 28 Desember 2018. 

Baca: Tanggap Darurat Tsunami Selat Sunda di Banten sampai 9 Januari

Tjahjo menginstruksikan pemerintah daerah Banten untuk segera mendata kantor desa dan kantor pelayanan publik yang rusak akibat tsunami untuk segera diperbaiki.

Menteri juga meminta agar tata kelola pemerintah segera kembali berjalan normal. Hal ini, kata dia, berkaitan dengan persiapan Pemilu 2019. "Jadi tata kelola pemerintahan harus tetap kembali berjalan," katanya.

Tjahjo juga meminta pemerintahan daerah Banten mendata dari korban meninggal yang termasuk dalam Daftar Pemilih Tetap. Hingga Jumat pagi jumlah korban meninggal di Banten akibat tsunami Selat Sunda 306 orang. 

Selain itu, kata Tjahjo, pemerintahan daerah Banten diharapkan bisa menyiapkan pos anggaran darurat terlebih dahulu dalam upaya evakuasi dan pembagian bantuan kepada masyarakat. 

Simak: Cerita Guru Korban Tsunami Selat Sunda Selamat Berkat Ponselnya

Tjahjo mengatakan, Kementerian Dalam Negeri akan memberikan pendampingan secara rutin sehingga Banten kembali pulih dan kembali berjalan normal setelah tsunami Selat Sunda. "Pusat akan back up dan akibat memberikan pendampingan kepada Banten," kata dia.






Matinya Proyek Tsunami BRIN

1 hari lalu

Matinya Proyek Tsunami BRIN

Ketika berbagi program dengan DPR, BRIN justru mematikan proyek penguatan sistem peringatan dini tsunami.


Mitigasi Bencana Geologi 2022, Menteri ESDM Paparkan Capaian dan Pemetaan Kawasan

1 hari lalu

Mitigasi Bencana Geologi 2022, Menteri ESDM Paparkan Capaian dan Pemetaan Kawasan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM Arifin Tasrif memaparkan capaian kinerja dalam mitigasi bencana geologi tahun 2022.


Informasi Terkini: Gempa M5,0 Kembali Guncang Sulawesi Utara

2 hari lalu

Informasi Terkini: Gempa M5,0 Kembali Guncang Sulawesi Utara

Gempa tidak berpotensi tsunami


Tanggapi Kemendagri, KPK: Kami Lakukan Pencegahan Dahulu Sebelum Menindak

5 hari lalu

Tanggapi Kemendagri, KPK: Kami Lakukan Pencegahan Dahulu Sebelum Menindak

Johanis mengatakan KPK sudah melakukan pencegahan korupsi meski tanpa permintaan dari lembaga lain.


Kemendagri Minta Kepala Daerah Lindungi Pekerja dengan BPJS Ketenagakerjaan

6 hari lalu

Kemendagri Minta Kepala Daerah Lindungi Pekerja dengan BPJS Ketenagakerjaan

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi mewakili Menteri Dalam Neheri Tito Karnavian, menjadi keynote speaker dalam acara Early Year Strategic Meeting (EYSM) 2023 BPJS Ketenagakerjaan, di Hyatt Sanur Hotel Denpasar, Bali, Jumat, 20 Januari 2023.


Gempa Susulan dari Laut Maluku Tembus 100, Siang Ini Magnitudo 5,0

10 hari lalu

Gempa Susulan dari Laut Maluku Tembus 100, Siang Ini Magnitudo 5,0

Rangkaian gempa susulan dari gempa M7,1 di Laut Maluku yang terjadi pada Rabu, 18 Januari 2023, lalu masih terus berlangsung.


Peringatan Dini BMKG di Jayapura: Laut Pasang yang Bukan Tsunami

13 hari lalu

Peringatan Dini BMKG di Jayapura: Laut Pasang yang Bukan Tsunami

Catatan terbaru BMKG menyebut gempa terkini di Jayapura terjadi pada Rabu malam, 18 Januari 2023. Gempa susulan telah terjadi 762 kali.


BMKG Sebut Gempa Gorontalo Akibat Deformasi Batuan Lempeng Sangihe

14 hari lalu

BMKG Sebut Gempa Gorontalo Akibat Deformasi Batuan Lempeng Sangihe

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi intraslab dengan kedalaman menengah .


Banyak Gempa Kuat Belakangan Ini, Kenapa BMKG Bilang Masih Wajar?

14 hari lalu

Banyak Gempa Kuat Belakangan Ini, Kenapa BMKG Bilang Masih Wajar?

Simak wawancara Tempo.co dengan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono tentang situasi kegempaan di Tanah Air belakangan ini.


Kepala Desa Tuntut Masa Jabatan 9 Tahun, Anggota DPR: Pemerintah Sudah Klop

14 hari lalu

Kepala Desa Tuntut Masa Jabatan 9 Tahun, Anggota DPR: Pemerintah Sudah Klop

Selain meminta masa jabatan diperpanjang, Toha mengatakan para kepala desa juga menyuarakan soal kedaulatan desa.