BNPB: Hoax Tsunami Susulan Hambat Evakuasi di Kecamatan Sumur

Petugas Basarnas bersama relawan mengevakuasi jenazah korban gelombang tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Selasa 25 Desember 2018. Sulitnya akses menuju Kecamatan Sumur mengakibatkan lambatnya bantuan serta proses evakuasi korban bencana. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan masih kesulitan mengevakuasi dan menyalurkan logistik kepada korban tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. Salah satu kendalanya adalah hoax mengenai tsunami susulan. BNPB menyebut petugas evakuasi sempat kembali lagi karena hoaks tersebut.

“Kemarin isu mengenai tsunami susulan terus terjadi, sehingga menyebabkan petugas yang ingin ke sana balik lagi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Rabu, 26 Desember 2018.

Baca: Menembus Kecamatan Sumur yang Diterjang Tsunami Selat Sunda

Kecamatan Sumur merupakan salah satu kawasan terdampak tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu, 22 Desember 2018 pukul 21.27 WIB. Kecamatan yang berada di pesisir Banten dekat dengan Taman Nasional Ujung Kulon itu sempat terisolasi. Evakuasi dan penyaluran bantuan ke daerah tersebut terkendala jembatan rusak dan puing-puing yang menghalangi jalan ditambah cuaca buruk.

Meski begitu, Sutopo sebelumnya mengatakan kawasan itu mulai dapat dijangkau petugas pada Senin, 24 Desember 2018. Sutopo menuturkan BNPB menggunakan tiga jalur untuk menyalurkan bantuan ke daerah tersebut.

Baca: Kondisi Kecamatan Sumur, Daerah Terdampak Tsunami yang Terisolasi

Dia mengatakan tiga helikopter BNPB difokuskan memberikan bantuan ke daerah itu. Penyaluran bantuan juga dilakukan melalui laut dengan kapal.

Meski begitu, Sutopo mengakui penyaluran bantuan lewat darat ke Kecamatan Sumur masih sulit karena jalan dan jembatan yang rusak. Karena itu, dia mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika akan terus memberikan informasi untuk menyangkal informasi bohong mengenai tsunami susulan.






Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

7 jam lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

Gempa tidak berpotensi tsunami


Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

3 hari lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

5 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

7 hari lalu

Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk korban banjir di Provinsi Sindh telah tiba di Karachi, Pakistan


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

7 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

8 hari lalu

Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut banjir Pakistan telah memaksa kurang lebih 800 ribu warga mengungsi.


Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

9 hari lalu

Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

Bukittinggi juga kembali bergetar. Terjadi empat kali gempa sepanjang Hari Minggu, sebelum gempa terkini di Mamuju.


Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

10 hari lalu

Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami, kendati daerah pantai Kabupaten Aceh Barat rawan bencana tsunami.


BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

11 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.


BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

11 hari lalu

BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,6.